Saif Ali Khan, Turun Naik Karier Sang Pangeran Bollywood

Saif Ali Khan
Saif Ali Khan (Foto:Dok.Ist)
TABLOIDBINTANG.COM -

MASUK deretan Klab Aktor 100 Crore adalah kado ultah bagi Saif Ali Khan yang sudah dua dekade berkarier di Bollywood.

Bagaimana ia mengawali kariernya? Saif berasal dari keluarga terpandang. Ayahnya, Mansoor Ali Khan, adalah Pangeran Pataudi Kesembilan.

Dahulu, sebelum 1971, daerah Pataudi menggunakan sistem monarki yang dikuasai keluarga Saif. Namun, sejak muncul undang-undang baru tentang sistem pemerintahan di India pada 1971, sistem monarki dihapuskan dan roda kekuasaan dijalankan birokrat India. Ini membuat keluarga Khan tak punya kontrol lagi terhadap wilayah Pataudi. Selain berdarah ningrat, Mansoor dikenal sebagai pemain kriket legendaris India.

Dia pernah menjabat kapten tim nasional kriket India. Mansoor mangkat dua tahun lalu. Sesuai tradisi, gelar Pangeran Pataudi pun diwariskan dari Mansoor kepada sang anak, Saif. Dia bergelar Pangeran Pataudi Kesepuluh.

Ibu Saif juga tak kalah terhormat. Sharmila Tagore, yang kemudian mengubah namanya menjadi Begum Ayesha Sultana setelah menikah dengan ayah Saif, adalah cicit pujangga masyhur Rabindranath Tagore. Sharmila juga aktris film Bengali yang cukup populer.

Hidup di tengah keluarga ningrat di salah satu daerah di India dengan populasi mayoritas Muslim, membuat Saif kecil banyak mendapatkan pelajaran agama. Selain rutin mengaji, dia juga kerap mendapat ilmu agama dari neneknya, Sajida Sultan. Menginjak remaja, Saif dididik dengan cara Barat. Sang ayah menyekolahkannya ke Inggris.

Punya ayah yang atlet kenamaan serta ibunda yang aktris, membuat hidup Saif tak jauh dari kriket dan film. Namun, filmlah yang menarik hatinya.

Debutnya dimulai ketika membintangi Aashiq Awara (1993). Debutnya yang prima membuat akting Saif diganjar sebagai Debut Pria Terbaik di ajang Filmfare yang sering disebut-sebut sebagai Oscar-nya Bollywood.

Karier pria temperamental ini diprediksi makin cerah setelah tampil di Yeh Dillagi (1994) sebagai lawan main Akshay Kumar dan Kajol. "Setelah sukses itu, telepon saya terus bordering. Banyak produser yang menawari saya main film," tutur Saif, yang berhenti merokok setelah terkena serangan jantung ringan pada 2007.

Sialnya, tampil sebagai aktor utama di banyak judul, film-film yang dibintanginya malah tak sukses. Mungkin karena figurnya dianggap tak sekuat aktor lain yang kala itu sudah lebih dulu eksis. Saif baru kembali meraih sukses setelah main di film yang memasang banyak aktris dan aktor top, di mana dia kebanyakan tampil sebagai aktor pendukung, seperti Main Khiladi Tu Anari (1994), Imtihaan (1995), Kachche Dhaage (1999), dan Hum Saath-Saath Hain: We Stand United (1999).

Menjadi aktor pendukung film-film sukses diteruskannya di Kal Ho Naa Ho (2003), salah satu film paling mendapat banyak atensi tahun itu. Di film yang berlatar New York itu Saif main bareng Shah Rukh Khan dan Preity Zinta. Penampilan Saif di film itu banyak dipuji kritikus. Tak mengherankan dia lantas menggondol penghargaan untuk kategori Aktor Pendukung Terbaik.

Tampil gemilang di Kal Ho Naa Ho membuat dia kembali dipercaya sebagai aktor utama. Saif tak menyia-nyiakannya. Buktinya, dia tampil menawan di film Hum Tum (2004) yang menjadi salah satu film terbesar di tahun rilisnya. Hum Tum membuat Saif menyabet beberapa penghargaan sekaligus menjadikannya salah satu aktor utama yang pantas dihormati.

Pria dengan tinggi 175 cm ini kembali menunjukkan kegemilangannya saat tampil di Parineeta (2005). Kadung lekat dengan citra aktor komedi romantis, di film drama itu Saif bertransformasi menjadi aktor watak yang brilian. Dia pun makin beroleh respek dari pencinta dan juga para sineas Bollywood. Laju Saif tak bisa dibendung setelah tampil di Salaam Namaste (2005) dan Race (2008) yang merupakan salah satu film tersukses yang pernah dibintanginya.

Pasang Surut Kisah Cinta Saif
Berhasil di satu bidang, belum tentu di bidang lainnya. Begitu juga Saif. Meski kariernya mentereng, kehidupan personalnya punya cerita berbeda. Pada 2004, setelah 13 tahun menikah, dia bepisah dengan Amrita Singh. Kabarnya, perpisahan itu dipicu affair Saif dengan wanita lain. Dari perkawinan ini, keduanya dikaruniai dua anak, Ibrahim Ali Khan dan Sara Ali Khan. Sara, yang kini berusia 19 tahun, dikabarkan mengikuti jejak ayahnya menekuni dunia film.

Cerai dari Amrita, cowok kelahiran 16 Agustus ini pindah ke pelukan Rosa Catalano, model asal Swiss yang kelahiran Italia. Rosa mengaku sempat tak tahu kekasihnya duda dua anak. Ia baru mengetahui perihal itu setelah diboyong Saif ke India. Dikabarkan akan melanjutkan ke pernikahan, hubungan pasangan ini belakangan malah kandas. Pada 2007, muncul kasak-kusuk Saif berpacaran dengan Kareena Kapoor. Baru dua tahun kemudian pasangan ini mengonfirmasikan kebenaran rumor itu.

Tahun demi tahun berlalu, pasangan ini tak kunjung mengikat janji. Komitmen dan keseriusan keduanya pun dipertanyakan. "Saya dan Kareena sudah sangat dekat satu sama lain. Saking dekatnya, saya merasa pernikahan hanyalah sebuah stempel validasi dari masyarakat," bilang pria yang kini doyan tampil klimis, suatu kali. Lima tahun berpacaran, pasangan ini menikah pada 16 Oktober tahun lalu. Pesta besar-besaran digelar untuk merayakan hari bahagia ini.

bin/berbagai sumber

(bin/adm){jaThumbnail Off}