"Rest In Peace" Karla Alvarez, Si Virginia di "La Mentira"

Karla-alvarez87
Karla Alvarez. (dok.ist.)
TABLOIDBINTANG.COM -

DUNIA telenovela kehilangan salah satu spesialis antagonis terbaik.

Jumat (15/11) malam lalu, Karla Álvarez ditemukan tak bernyawa oleh pembantunya, di apartemennya di kawasan Fuentes de Pedregal, Mexico City.

Senin (18/11) Kejaksaan Agung Mexico City merilis temuan, kegagalan sistem jantung dan paru-paru akibat komplikasi anoreksia dan bulimia penyebab kematian wanita yang baru berulang tahun ke-41 pada 15 Oktober.

Terakhir membintangi Qué Bonito Amor (2012-2013), pesonanya sebagai pemeran antagonis tak terbantah. Debut pada 1992 dengan peran Rosario, adik María Mercedes (Thalía) yang mengeluhkan keluarganya yang miskin, langsung mencuri perhatian.

Peran ini tonggak bagi peran-peran antagonis berikutnya, termasuk peran Virginia Fernández-Negrete dalam La Mentira, telenovela yang dibintanginya bersama Kate del Castillo dan Guy Ecker. Sempat menikmati peran protagonis Isabel dalam telenovela Isabel, Karla mengukuhkan citra antagonis antara lain dengan peran Violeta dalam La Intrusa, Aurora dalam Florecita Gadis Bunga, dan Agata dalam Camaleones yang dibintangi Belinda.

Banjir belasungkawa menyertai kepergian Karla. "Berita yang sangat menyedihkan tentang kepergian Karlita Álvarez. Kenangan mengesankan di María Mercedes. Doa dan cahaya bagi keluarganya. Beristirahatlah dalam damai," ungkap Thalía lewat akun Twitternya.

Kate, bersama Karla naik daun lewat La Mentira, juga mengekpresikan kehilangan lewat akun Twitternya: "Kau pergi cukup cepat #KarlaAlvarez sayang, kau akan dirindukan di sini. Aku tidak akan melupakan saat-saat menyenangkan yang kita alami bersama!"

Jenazah Karla disemayamkan di Rumah Duka Gayasso Felix Cuevas, di mana kebaktian diselenggarakan hanya bagi keluarga dan teman dekatnya. Dari kalangan artis hadir Aracely Arámbula, Felipe Najera, dan produser Jose Alberto Castro.

"Kami bersahabat baik, belum lama dia meneleponku dan karena itu aku sangat sedih. Belum lama kami mengobrol tentang anak-anak, kehidupan, bahwa dia ingin menjadi ibu, hal-hal yang sangat indah," Aracely membagi kenangannya.

Jenazah Karla kemudian dikremasi di Panteón Español dan abunya disimpan orang tuanya.

(ika/adm)