Fendy Chow Pacari Gadis Korea, Namanya Piwoori Chang

fendy-chow-piwoory-chang-panji-bi
Fendy Chow dan Pewoory Chang (Panji/BI)
TABLOIDBINTANG.COM -

Cinta datang pada saat tak diharapkan. Inilah yang dirasakan Fendy Chow (23) saat bertemu gadis asal Korea, Piwoori Chang (25) tiga bulan lalu.

Enam bulan menjomblo, ekspektasinya menemukan kekasih saat itu tak banyak. Ia hanya berteman dengan beberapa wanita, sayang tak ada yang “klik” di hati. “Ya sudahlah, waktu itu aku pikir tahun ini mau singel saja,” ucapnya. Takdir berkata lain. Suatu sore, saat pergi bersantai dengan teman-teman di sebuah kafe, tak sengaja ia bertemu Pi -- sapaan akrab mahasiswi Universitas Pelita Harapan tersebut -- dan diperkenalkan teman mereka. Ternyata, Pi adalah gadis yang dilihat Fendy lewat sebuah foto beberapa bulan sebelumnya.

Selama ini si pemeran Fahri dalam sinetron Antara Cinta dan Dusta (ACdD) cenderung tertutup soal kekasihnya. Kali ini berbeda. Ia tak bisa menutupi memang tengah kasmaran. Hari berganti hari selalu ada kata “Miss you”, “Love you” (ditulis dalam bahasa Korea) dengan foto mereka di profile picture BBM. “Mungkin karena terlalu cinta kali, ya. Hahaha,” seloroh Fendy.

Sebelumnya Fendy pernah menjalin hubungan empat tahun dengan gadis bernama Olivia. Setelah putus, enam bulan ia menjomblo dan mengalami masa galau. Perlahan Fendy mencoba menerima orang-orang baru, syukur-syukur bisa dapat pacar lagi. “Aku keluar dengan teman-teman, mencoba membuka diri dengan si A, si B, si C. Tapi santai saja. Kebanyakan habis bertemu sebentar, selanjutnya kok enggak ada keinginan bertemu lagi. Lama-lama malas. Sudah ah, aku pikir singel saja,” cerita Fendy.

Suatu hari ia melihat foto seorang gadis dari temannya. Berwajah oriental, berambut panjang, tipenya Fendy banget. “Kata temanku itu, di kampusnya ada cewek Korea. Dia perlihatkan fotonya. Aku tertarik. Tapi sayangnya, kata temanku dia sudah punya cowok. Ah, ya sudah, enggak kepikiran ketemu, kenalan atau apa. Apalagi kepikiran bakal jadian seperti sekarang.”

Hingga beberapa minggu kemudian ia pergi bersama teman-temannya ke sebuah kafe. “Aku dan teman-teman lagi nongkrong. Enggak lama, Pi dengan teman-temannya, salah satunya temanku, juga masuk ke kafe itu. Aku melihat dia, dia juga melihat aku. Lalu mereka ke meja kita, diperkenalkanlah,” cerita Fendy.

(val/yb)