Bagaimana Performa 4 Sinetron Indosiar yang Tayang Perdana Kemarin?

4-sinetron-baru-indosiar-14-januari-2012
TABLOIDBINTANG.COM -

MERAYAKAN ulangtahun ke-18, Indosiar menghadirkan empat sinetron baru yang tayang mulai Senin, 14 Januari 2013.

 

Setelah Kharisma gagal mencuri perhatian, sebulan terakhir sinetron harian tak lagi menghiasi Indosiar.

 

Slot primetime diisi program FTV (Sinema Pintu Taubat, open slot bagi beberapa rumah produksi), dan mini seri.

Baru kemarin (14/1) Indosiar aktif menayangkan sinetron stripping. Tiga judul diproduksi oleh AS Production, satu lagi Gentabuana Paramita.

AS Production rumah produksi baru yang dikelola AS bersaudara (Warid, Mubarok, Saiful Drajad dkk).

Mereka adalah kreator sinetron sukses macam Islam KTP, Sampeyan Muslim, Tendangan Si Madun, dan Aladdin, yang semuanya bertahan ratusan episode.

Diberi tiga slot oleh Indosiar, AS rupanya memilih memperbarui formula lama.

Kapten Ali yang mengisi slot 17.00 WIB, mengingatkan pada Tendangan Si Madun. Kisah anak pra-remaja yang gemar bermain bola, sekaligus taat beribadah.

Adegan bermain bola ala Shaolin Soccer juga mendominasi sinetron yang disutradarai Widi Wijaya ini.

Episode perdananya belum mampu berbuat banyak. Menempati posisi 91 dengan TVR 1 dan share 6,1 di segmen ALL.

Slot 18.00 WIB diisi Tebe dan Kakak Cantik (TdKC). Sinetron yang disutradarai Tema Patrosza ini, seperti hendak mengulang sukses Aladdin. Bedanya jin yang mendampingi Tebe berjenis kelamin perempuan yang keluar dari sebuah cincin.

Sedikit unggul dibandingkan Kapten Ali, TdKC menempati posisi 60 dengan TVR 1,3 dan share 6,4.

Masuk super primetime, slot 19.00 WIB hadir Hati-hati Dengan Hati (HHDH). Sinetron yang mengisahkan pencarian pemuda menemukan Tuhannya ini debut di peringkat 64 dengan TVR 1,3 dan share 5,2.

Rangkaian sinetron Indosiar ditutup dengan Brama Kumbara. Beda dengan tiga sinetron produksi AS yang tayang saban hari, Brama Kumbara hanya tayang setiap Senin, Selasa, dan Rabu.

Meski tak bisa dibilang prima, debut Brama Kumbara unggul di peringkat 53 dengan TVR 1,4 dan share 6.

Di episode perdana, Gentabuana menitikberatkan pada masa kecil Brama Kumbara. Tentu ini berbeda dengan versi sandiwara radio, juga film layar lebarnya.

Brama cilik terpisah dari Gayatri, ibu kandungnya. Setelah melalui perjalanan berliku, Brama berguru pada Sekar Tanjung. Segmen ini malah mengingatkan pada Return of the Condor Heroes.

Entah apakah setelah Brama dewasa bakal ada karakter seperti Mantili dan Lasmini, seperti versi aslinya.

Akibat ada empat sinetron baru, Sinema Pintu Taubat (SPT) bergeser ke pukul 22.00 WIB, itupun ngaret hingga pukul 22.33 WIB. SPT berjudul Istriku Kekasihmu menempati posisi 87 dengan TVR 1 dan share 9,1.

Agak riskan sebenarnya menggeser jam tayang SPT. Mengingat saat masih tayang pukul 20.00 WIB, beberapa kali menghuni 15 besar dan meraih share belasan.

(ray/gur)