Kasus Penganiayaan Ardina Rasty, Polisi Tak Butuh Pengakuan Eza Gionino

eza-gonionino-selese-pemeri
Eza Gionino seleseai menjalani pemeriksaan di mapolres metro Jaksel (14/1)
TABLOIDBINTANG.COM -

PROSES hukum terhadap kasus penganiayaan yang diduga dilakukan Eza Gionino terhadap Ardina Rasty terus menggelinding. Setelah menetapkan Eza sebagai tersangka, mulai Rabu (30/1) kemarin polisi memutuskan untuk menahan bintang sinetron "Putih Abu-abu" itu.

Berdasarkan keterangan yang didapat dari pengacaranya, Eza sendiri hingga Rabu malam masih tidak merasa melakukan penganiayaan seperti yang disangkakan.

Meski begitu, Polisi tak terlalu mempermasalahkan bantahan yang dilontarkan oleh Eza. Sebab, bukti serta saksi yang ada dinilai sudah cukup untuk melanjutkan proses hukum.

"Dari penyidikan kami secara keseluruhan, tujuh orang saksi telah diperiksa. Bukti ada visum terhadap pengobatan yang dilakukan korban setelah kejadian Juni 2012. Kami cocokkan dengan keterangan suster yang memeriksa saat itu. Dan juga dokter," terang Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, AKBP Hermawan, dalam jumpa pers Rabu (30/1).

Dari keterangan saksi yang berhasil dihimpun, penyidik juga merumuskan kronologi untuk peristiwa pertama, yakni pada Juli 2011.

"Saat kejadian pertama dilakukan tersangka pada Juli 2011. Terjadi pertengkaran di antara mereka, ribut, menurut saksi, terlapor melempar kursi, kena cermin hinga pecah. Korban jatuh di atas pecahan kaca itu, dan korban pingsan,". Dua saksi, satpam yang mendengar kejadian itu," lanjut AKBP Hermawan.

Menurut AKBP Hermawan, pemberkasan untuk kasus Eza akan rampung dalam waktu dekat ini dan bisa dilimpahkan ke Kejaksaan. Dengan demikian, tersangka bisa segera disidangkan.

(ari/gur)