Bagaimana Delapan Istri Eyang Subur Hidup Rukun Satu Atap

subur istri
Eyang Subur dan istri-istrinya. Istri pertama (dilingkari), Heri. (Foto:Seno/Dok.Pribadi)
TABLOIDBINTANG.COM -

BAGI Eyang Subur sepondok dua cinta tidaklah cukup. Delapan baru pas. Nah, bagaimana kehidupan delapan istri sang eyang dalam satu atap?

Unang, pelawak yang kini masih jadi murid Eyang Subur, punya istri Aning. Dari Aning kami sedikit banyak tahu kehidupan Eyang Subur dan istri-istrinya.

Aning tidak hanya dekat dengan Nita, istri kedelapan Eyang Subur yang sebelumnya adalah istri Septian Dwi Cahyo, tapi juga dengan 7 istri Eyang Subur lainnya. Saat bermain ke rumah Eyang, Aning sering berkumpul di lantai dua bersama 8 istri Eyang.

Banyak hal yang mereka bicarakan, mulai dari soal anak-anak, mode hingga gadget. Berada di tengah istri-istri Eyang, Aning tidak canggung. Dia malah larut dengan suasana yang dinilainya sangat kekeluargaan. "Mereka kompak, saling menghargai dan menjaga. Saya tidak pernah melihat mereka bertengkar; berselisih paham saja saya tidak pernah melihatnya," ucap Aning.

Aning menilai, rahasia istri-istri Eyang akur dalam satu rumah karena sikap Eyang yang adil kepada semuanya. "Selain Eyang Subur, pengaruh Ibu Heri juga sangat besar sehingga semua istri Eyang hidup damai dalam satu rumah. Ibu Heri adalah istri pertama Eyang Subur," ucap Aning.

Istri pertama Eyang Subur ini sungguh memiliki hati yang besar dan rela cintanya dibagi dengan wanita-wanita lain. Bagaimana tidak, istri kedua hingga kedelapan Eyang Subur, dia yang melamarnya. "Ibu Heri yang meminta dan melamar setiap wanita yang ingin dinikahi Eyang Subur," ucap Aning. Heri juga yang menyatukan semua istri Eyang. Bahkan oleh istri-istri Eyang lainnya, dia sudah dianggap seperti ibu.

"Kali pertama saya datang ke rumah Eyang Subur, beberapa istri Eyang memperkenalkan Ibu Heri sebagai ibu mereka," ucap Aning.

Di mata Aning, istri pertama Eyang Subur ini sosok wanita baik dan mengayomi. Jika ada istri lain Eyang Subur yang melahirkan, dia bersedia membantu dalam proses persalinan, bahkan merawat bayi dan ibunya. Kebaikan ibu Heri ini menular ke istri-istri Eyang Subur lainnya.

"Jika ada istri Eyang Subur yang melahirkan, istri-istri lainnya bahu-membahu membantu persalinan. Ada yang memandikan bayi, ada yang mengurus ibunya, bahkan ada yang mengurus anak-anaknya," kata Aning menjelaskan kehidupan sehari-hari 8 istri Eyang Subur. Pasti ada juga yang mengurus Eyang Subur, hehehe.

(guh/ade)