Ria Miranda Mempersembahkan Karyanya Bagi Hijabers Bersahaja

ria-miranda
Ria Miranda
TABLOIDBINTANG.COM -

Selain Dian Pelangi, ada nama Ria Miranda (27) yang kini cukup populer di percaturan rancang busana muslim dan produk hijab lokal.

Berangkat dari kecintaannya pada dunia desain, Ria yang mendapat hidayah untuk berhijab saat duduk di bangku kuliah, mendapat ide untuk memadukan keduanya, yakni mode dan syiar.

Indria Miranda, wanita cantik yang lahir dan tumbuh besar di Padang, Sumatera Barat. Cukup jauh dari gemerlap Ibu Kota, namun tidak membuatnya sempit ide dan kreativitas. Ria, sapaan akrabnya, sudah jatuh cinta pada desain sejak SMA. Inginnya langsung masuk ESMOD di Jakarta, agar bakat dan minatnya semakin terasah. Tapi, tidak bisa. “Saya harus masuk S-1 dulu. Setelah lulus dari Fakultas Ekonomi Universitas Andalas Padang, baru boleh hijrah ke Jakarta untuk sekolah di ESMOD satu tahun,” Ria mengawali cerita.

Selepas sekolah desain, Ria segera membuktikan diri di jalur desain. Sempat menjadi asisten desainer dan stylist di sebuah majalah muslim sampai awal 2009. Di masa itu juga wanita yang berulang tahun setiap 15 Juli sudah mulai membuat lini mode sendiri, Shabby Chic by Ria Miranda, hingga kemudian berkembang dan akhirnya merilis lini mode dengan nama Ria Miranda.

“Semua berjalan sesuai rencana (saya), tapi seperti dibukakan jalannya oleh Allah,” Ria bersyukur. Mulai dari mendirikan Hijabers Community bersama Dian Pelangi dan yang lainnya, membuat konsep toko busana muslim Moshaict, membuat hoodie blouse yang sempat tren di tahun 2011, sampai kini telah memiliki 7 cabang butik yang tersebar di beberapa kota di Indonesia, laman pribadi, dan satu buku mode. “Alhamdulillah, bestseller juga,” ungkapnya, lagi-lagi penuh nada syukur.

Ya, Ria baru-baru saja merilis buku Inspiration by Ria Miranda yang berisikan tip kecantikan dan mode serta hijab tutorial. “Penerbit awalnya menawarkan membuat buku kepada teman-teman di Hijabers Community yang punya label mode. Cuma karena kesibukan, penerbit meminta saya jadi pilot project. Semua konsep dari saya, termasuk desain layout dan semuanya, ala Ria Miranda,” cerita Ria, yang baru saja menjadi ibu dari seorang putri cantik bernama Katyaluna, bangga.

Memasukkan hijab tutorial pada buku perdananya, karena dulu pernah ambil bagian di hijab class yang diselenggarakan Hijabers Community. “(Tapi) sekarang makin sibuk dengan mendesain, jadi belum sempat lagi mengadakan hijab class. Dan untuk bulan Ramadan ini pun belum ada jadwal hijab class dari saya. Membagi waktunya jadi semakin susah karena menyusui. Rencananya mau ASI eksklusif, amin,” kata Ria.

(wida/adm)