Cahya Kamila: Melahirkan Tanpa Penjenguk, Merawat Anak Tanpa Pembantu

Cahya-Kamila--Keluarga-Panji-BI
Cahya dan suami, seru mengurus anak sendiri tanpa babysitter atau pembantu (Panji/BI)
TABLOIDBINTANG.COM -

SERUNYA kehidupan Cahya Kamila (37) dan R Bayu Purnomo sejak Keanu Arsa Syandana Ardinova hadir di tengah mereka  9 September lalu, atau tepat di malam Idul Fitri 1431 Hijriyah.

Terbayang bagaimana melahirkan anak sehari sebelum Lebaran. Semua orang sibuk dengan persiapan Lebaran, Cahya dan suami sibuk di ruang persalinan. Saat Lebaran, kamar di Rumah Sakit Asih pun sepi penjenguk.

“Benar-benar cuma kami bertiga. Karena tahu akan lahir sehari sebelum Lebaran, ya kami juga enggak mengharapkan orang-orang besuk. Mama hanya menemaniku pas persalinan, terus aku minta Mama pulang saja untuk persiapan Lebaran, karena setiap tahun di rumah orangtua pasti ramai,” bilang Cahya.

Setelah lima hari beristirahat di rumah sakit, Cahya dan sang buah hati kembali ke rumah. Tantangan baru menanti. Sudah lumrah dong menjelang Lebaran sampai beberapa hari sesudah Lebaran kita kehilangan pembantu. Demikian halnya Cahya yang mau enggak mau sudah harus siap mengurus anak sendiri.

“Pembantu belum balik sampai sekarang. Terbayang, kan habis melahirkan, di rumah enggak ada siapa-siapa. Memikirkan semuanya harus dikerjakan sendiri, sempat agak stres,” cerita putri Nani Widjaja ini. Ya, hikmahnya Keanu benar-benar dirawat orangtua.

Harus siap menjadi ibu yang sigap dan independen, segala penyuluhan singkat yang ada di rumah sakit dilahap dalam waktu lima hari.

“Akhirnya aku sering-sering main ke ruang suster dan ruang bayi. Setiap ada pelatihan seputar merawat bayi, aku ikut. Bagaimana cara memandikan, habis mandi harus diapakan saja, bagaimana cara menjemur, bagaimana cara memakaikan popok, membersihkan kotoran, bagaimana cara massage bayi, aku dan suami sama-sama mempelajari,” ungkap Cahya.

“Jadi di rumah sudah dua minggu enggak ada pembantu, aku dan suami benar-benar kerja keras. Aku fokus pada Keanu. Mas Bayu membantuku, memperhatikan kebutuhanku dan rumah. Kami pakai shift. Aku dari siang sampai tengah malam. Kadang sampai jam dua atau tiga dini hari baru tidur. Selanjutnya Mas Bayu jaga, nanti dia ganti popok, cuci popok, lalu menyapu, mengepel, tapi mengerjakan santai saja. Kan rumahku juga enggak setiap hari kotor,” papar Cahya.

Kalau menjalaninya fun dan santai, semua selesai tuh. “Kami kayak dikasih kekuatan, tidur jam berapa pun, enggak lemas. Untung anak kami juga baik nih, enggak rewel. Anteng,” Cahya memuji putranya.

Sekalinya si bayi ini meraung, pasti kalau kena sorot kamera. “Dari waktu masih di dalam perut, dia sudah enggak suka sama kamera,” bilang Cahya.

Benar saja, begitu kamera kami mengabadikan bayi berbobot 3,4 kg dengan panjang 49 cm ini, dia langsung merengek.

Itulah Keanu, yang menurut penuturan sang ibu, sedikit pemalu.

Biar pemalu, sesuai makna namanya, ia selalu membawa angin sejuk dan kebahagiaan dalam rumah tangga. Amin.

(val/gur)