Udin Meninggalkan Pekerjaan di Pontianak demi Jadi Jokodin

JOKOWI JOKODIN
Jokowi & Jokodin
TABLOIDBINTANG.COM -

MEMILIKI wajah atau gestur tubuh mirip figur publik bisa mendatangkan berkah.

Setelah fotografer Ilham Anas mendapatkan berkah karena mirip Presiden Amerika Serikat Barrack Obama, kini giliran Muhammad Syafarudin (26), Kepala gudang sebuah perusahaan distributor alat elektronik di Pontianak, Kalimantan Barat, yang ketiban rezeki berkat mirip Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, atau lebih dikenal Jokowi.

Wajahnya hampir setiap hari wara-wiri di sinetron komedi situasi RT Sukowi yang tayang di ANTV mulai pukul 19.30 WIB.

Gubernur DKI Jakarta dikenal sebagai pemimpin yang merakyat. Ia selalu memompa semangat jajarannya untuk gemar blusukan dan mampu menguasai permasalahan warga Jakarta. Kepopuleran Jokowi tak ayal menginspirasi rumah produksi Multivision Plus untuk memproduksi RT Sukowi.

Adalah Udin, sapaan akrab Syafarudin yang terpilih memerankan Sukowi. Udin sedari awal ditawari mengaku tertarik dengan cerita sinetron yang juga dibintangi Natalie Sarah dan Unang Bagito ini.

"Akhir Februari lalu, saya datang ke Jakarta memenuhi undangan Multivision yang mengajak saya main di RT Sukowi. Tanpa kasting lagi, saya langsung disuruh main," cerita Udin ditemui di lokasi syuting di kawasan Plumpang, Jakarta Utara.

Udin tak memiliki darah seni. Ayah dan ibunya, hanya membuka warung makan sederhana. Tak heran ketika disuruh main, Udin kaget bukan main. Bahkan diliputi keragu-raguan dan ketidakyakinan akan kemampuannya. "Saya bisa apa tidak ya main sinetron komedi begitu? Apalagi disuruh memerankan Jokowi, sosok yang sangat dikagumi warga Jakarta, Indonesia, bahkan dunia. Semua itu buat saya serba baru," ungkap Udin.

Pindah ke Jakarta dengan Modal Minim
Menyadari kesempatan tidak datang dua kali lewat pintu yang sama, Udin menerima tawaran Multivision. "Ini kesempatan saya untuk bisa masuk ke dunia akting, buat hidup lebih baik dan terkenal," tambahnya. Agar bisa lebih fokus berakting sehingga mendapatkan hasil maksimal, Udin pindah ke Jakarta, meninggalkan keluarga serta pekerjaannya di Pontianak.

"Pindah ke Jakarta, saya minta restu orang tua dulu. Alhamdulillah orang tua mengizinkan. Artinya jalannya sudah benar, sudah rida. Dengan modal sangat minim – keberanian, tekad, dan uang satu juta rupiah, saya berani berangkat ke Jakarta. Sayang juga meninggalkan pekerjaan di sana," Udin berkisah.

Sukowi selain sebagai Ketua RT di kampungnya, juga pemilik kontrakan yang dihuni keluarga-keluarga yang mewakili keberagamanan masalah dan kemajemukan budaya. RT Sukowi diibaratkan miniatur Jakarta. Menjadi tokoh sentral dari setiap cerita, karakter Sukowi dibuat mirip dengan Jokowi. Dari tampilan fisik, cara berbicara, tersenyum, hingga berpakaian.

"Jujur, saya belum tahu apa itu blocking kamera. Kesulitan lain, beradaptasi dengan pemain lain. Namun karena saya mau terus belajar dan belajar, pelan-pelan kesulitan tersebut bisa teratasi," kata pemilik tinggi badan 167 cm dan berat 60 kg ini.

"Karakternya hampir mirip sama Jokowi. Walau adegannya marah atau sedih, saya selalu bilang: Sabar, tenang, pasti selesai. Sama dengan Jokowi, Sukowi juga identik dengan kemeja kotak-kotak,” urai Udin yang memiliki lima potong baju kotak-kotak ala Jokowi.

(ind/adm)