Kirey Berharap Comeback dengan Pop Rock

KIREY-MARKUAT
Kirey (Markuat/BI)
TABLOIDBINTANG.COM -

MASIH ingat pelantun Bagai Air di Daun Talas? Melodi pop Melayu ini sempat menjadi hit di tahun 1998-1999-an, lewat suara khas Kirey. Salah satu penyanyi wanita yang cukup menyita perhatian di akhir ’90-an, meski rentang kemunculannya di layar kaca tidak begitu lama.

Dalam kenangan kita, saat menyebut nama Kirey, terlintas sosok wanita lembut berambut panjang memakai kaca mata hitam sedang mengendarai mobil sedan. Itulah visualisasi Kirey dalam video klip “Terlalu”, yang menandai awal kariernya di belantika musik. Ssetelah sekian tahun, terlontar pertanyaan dari salah seorang penggemar Kirey kepada kami, di mana Kirey sekarang?

Kirey sekarang tak jauh berbeda dari yang dulu. Masih cantik, bertubuh ramping, dan sekarang  hidup bahagia bersama suaminya, Jhon -- vokalis band rock U-Camp di sebuah apartemen di bilangan Kemang, Jakarta.

Anda pasti ingat, 12 tahun lalu, nama Kirey begitu lekat bintang film era ’90-an, Reynaldi. Pria yang ditemuinya dalam syuting sinetron Bulan di Denpasar. Di mana ada Kirey pasti di situ ada Reynaldi.

Dalam rekaman kami pada 1998, ia mengaku Reynaldi sudah memintanya untuk menikah. Tinggal menunggu sebuah jawaban. “Semuanya diserahkan kepadaku. Tinggal menunggu jawabanku. Dia bilang, jangan lama-lama. Aku cinta Aldi, tapi aku menunggu sesuatu,” ucap Kirey saat itu.

Entah apa yang ditunggu dan dipertimbangkan. Dua tahun kemudian, pasangan ini berpisah. Keputusan final saat itu harus dibuat Kirey. Apa masalahnya, yang jelas ada perbedaan prinsip. Namun Kirey yakin, ia tidak akan kembali ke sisi Reynaldi. Ia membiarkan dirinya sendiri, sampai pengganti yang tepat datang dalam kehidupannya.

“Aku pengin punya pasangan yang macho, baik, jujur, dan enggak munafik,” harap Kirey 10 tahun silam.

Sepertinya kini pendamping hidup yang diimpikan itu sudah dihadirkan Tuhan, ya. Berapa lama menikah? “Baru setahun,” jawab Kirey.

kirey--suami-markuatHatinya tertambat pada sosok seorang rocker. Bertemu beberapa tahun lalu  di sebuah acara komunitas rock. Baru tahu juga, kerap menyanyikan lagu-lagu cengeng bukan berarti dalam segala hal menyukai hal-hal yang bersifat mellow.

“Aku sebenarnya suka rock dari dulu. Aku ketemu dia (Jhon), ya enggak jauh-jauh dari panggung dan rock. Kami kenalan di acara komunitas rock itu, tapi sebelumnya aku sudah pernah lihat dia waktu lagi manggung. Tumbuhlah benih-benih itu, dan baru menikah tahun lalu,” cerita Kirey.

Kebetulan, masa pacaran pasangan ini singkat. “Pacaran cuma tiga bulan. Soalnya kami langsung klik. Sudah seperti menemukan soulmate,” lanjut wanita kelahiran Lombok itu.

Padahal, waktu pertemuan pertama di komunitas rock itu, kesannya biasa-biasa saja.

“Pertemuan pertama, kedua, dan ketiga sih biasa-biasa saja. Tapi kemudian komunikasi kami intens, ngomongin musik nyambung banget. Mulai tumbuhlah perasaan yang lebih dalam.”

Buat apa lagi pacaran lama-lama, kalau sudah merasa klop, kan? Sebagai pasangan suami-istri, mereka saling mendukung eksistensi bermusik.

Merancang “Comeback”
Bersama sang suami, Kirey menyiapkan kemunculan kembali di dunia musik. Bukan lagi mencari popularitas. Kali ini hadir dengan mengedepankan sisi idealisme yang dulu dipendam. Memang, tak mungkin 100 persen full idealis. Tetap fifty-fifty, ungkap Jhon yang juga sudah belasan tahun malang-melintang di dunia rock.

“Kalau dulu, kan musikku Pop Melayu, pop cengeng begitu. Kalau sekarang penginnya pop rock. Bukannya ikut-ikut suami lho, hahaha. Jujur, dia yang memberi motivasi. Dia selalu menyemangatiku, kenapa kamu enggak coba? Kamu tuh bisa. Kamu masih ini, masih itu. Dan mungkin dasarnya aku hobi menyanyi, panggilan jiwanya seperti itu. Setelah nyanyi off air di sana-sini, aku pikir-pikir, iya, ya aku kangen juga. Dan inilah saatnya.”

Bersamaan dengan suami yang kebetulan akan merilis grup sekaligus album baru, Kirey ikut melangkah. “Jadi sekarang dia (Jhon) dan grup barunya, Angelz lagi mempersiapkan album, sebentar lagi rilis. Aku juga mau mengeluarkan singel.

Tapi lagunya belum menemukan yang pas, nih. Kalau dulu enak, ada timnya. Punya bagian masing-masing. Yang mengurus promosi ada, yang menyeleksi lagu ada sendiri. Sekarang kami jalan sendiri. Mencari link sendiri, memilih lagu sendiri. Ternyata jalan sendiri  itu enggak gampang lho,” papar Kirey.

(val&ind/gur)