NADILA: Menghilang untuk Menuntaskan Kuliah dan Menikah

nadila-markuat
Nadila (Markuat/BI)
TABLOIDBINTANG.COM -

Akhir era ’90-an pentas musik nasional semarak dengan kehadiran solois bergenre pop. Satu di antaranya adalah Nadila (32).

Lewat album dan singel berjudul sama, Salahkah Aku, Nadila mencuri perhatian masyarakat. Suaranya yang teduh dan lembut, membius saat menyanyikan kidung-kidung cinta. Tiga tahun setelah album perdananya itu, karier Nadila kian melejit ketika ia menerima tawaran duet dengan vokalis Java Jive, Fathurachman atau akrab disapa Fathur.

Lagu andalan “Kulakukan Semua Untukmu” menjadi tembang wajib di radio dan televisi. Sering manggung bersama membuat keduanya lantas menjalin ikatan kasih. Kala itu, Fathur-Nadila ibarat paket lengkap; pasangan kekasih yang mendendangkan tembang asmara. Tak ayal keduanya menjadi ikon remaja yang sedang jatuh cinta.

Sayang, tiba-tiba duet Fathur-Nadila senyap begitu saja. Tak ada kabar perpisahan antara keduanya menimbulkan beragam spekulasi. Ada anggapan, hubungan cinta  yang kandas berujung pada bubarnya duet mereka. Ada pula yang berharap, keduanya menapaki tangga pelaminan dan memutuskan pensiun dari hiruk pikuk industri hiburan.

Belum lama ini, kami menjumpai Nadila di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Agak pangling melihat Nadila sekarang. Ia memangkas rambutnya dan terlihat lebih muda. Namun, senyum Nadila tetap khas. Kami menanyakan kabarnya, ke mana saja dia selama ini. “Banyak hal yang aku lakukan. Aku mengejar tujuan-tujuan lain dalam hidup. Menyelesaikan kuliah, berumah tangga, dan mencoba bisnis baru,” ungkap wanita yang memiliki nama asli Laela Rachmawati ini. Nadila memutuskan hengkang dari pentas musik pada 2005, tepat setahun usai meluncurkan album kelima, Karna Cinta.

Berbeda dengan sambutan kala Nadila duet dengan Fathur, nasib Karna Cinta kurang mendapat respons. Inikah yang membuat Lala, sapaan akrab Nadila, turun panggung? “Saat itu aku sudah mencapai klimaksnya. Bayangkan, aku menjalani 10 tahun dengan ritme yang padat sekali. Aku sampai pada titik jenuh dan ingin mencari hal baru. Hidup seperti itu tidak sehat. Sampai suatu hari aku mengucap ‘ingin jadi orang rumahan saja’. Ternyata, ucapan itu didengar Tuhan,” ceplos Nadila.

Seperti ucapannya, Nadila menukar eksistensinya di industri musik dengan tiga tujuan hidup yang kemudian ia raih. Nadila menuntaskan kewajibannya sebagai anak saat meraih gelar sarjana dari Universitas Pasundan, lalu menikah pada 2005. Ia kemudian menjajal bisnis baru. “Pengorbanan aku untuk melepas eksistensi di panggung musik tidak sia-sia. Semua terbayarkan. Sekarang aku sudah menikah dan punya satu anak laki-laki, usianya dua tahun,” jawab Nadila singkat.

Namun, Nadila enggan membagi informasi lebih dalam seputar pernikahan dan rumah tangganya.
Selama sepuluh tahun berkarier, Nadila dikaitkan dengan satu nama, Fathur. Pun begitu ketika ia turun panggung, nama Fathur masih saja mampir ke telinganya. “Jangan bahas itu (Fathur-red). Imej duet Fathur dan Nadila sudah selesai,” tukas Nadila. Wanita yang lahir di Cimahi, 28 Desember 1978 ini enggan membahas mantan partnernya duetnya itu.

Sejatinya, Nadila tidak benar-benar meninggalkan musik. Selama tujuh tahun menghilang, Nadila sesekali menerima tawaran menyanyi. “Aku masih menyanyi tapi acara off air saja. Untuk muncul di TV, rasanya tidak karena aku tidak punya lagu baru,” tutur Nadila. Jadwal manggung yang longgar membuat leluasa menunaikan kewajibannya merawat anak dan suami. Nadila bahagia dengan hidupnya sekarang.

Namun, jauh dalam hatinya, tersimpan rasa kangen untuk bernyanyi di depan kamera. “Setelah tujuh tahun, aku kangen untuk kembali. Kalau melihat sesuatu yang berbau musik atau melihat teman manggung, tiba-tiba kangen. Dalam hati bergumam ‘dulu aku pernah seperti itu’. Akhirnya aku menyadari bahwa menyanyi adalah kebutuhan pokok dan sudah menjadi darah dagingku sendiri. Rasanya ada yang kurang bila tidak menyanyi di atas panggung,” imbuh Nadila.

Awalnya, ia mengusir rindu dengan menyanyi bareng teman dekat atau pun keluarga. Tapi, rindunya tetap tak terpuaskan.Lagi-lagi, Tuhan memberikan jalan untuk Nadila. Saat kangen memuncak, Kiki Amalia meneleponnya. Kiki membutuhkan teman duet. “Aku tak butuh waktu lama untuk bilang iya. Ini sebuah tawaran bagus. Selama ini aku dikenal sebagai rekan duet Fathur, sekarang aku teman duet Kiki,” urai Nadila. Ia memberi nama grup duo nya dengan sebutan KILA, singkatan dari nama mereka berdua, Kiki dan Nadila.

(jul/adm)