"Dahsyat" RCTI Diberhentikan Sementara oleh KPI, Apa Kata Produsernya?

dahsyat rcti dihentikan kpi
TABLOIDBINTANG.COM -

Senasib dengan inBox (SCTV), program musik pagi DahSyat (RCTI) juga diberhentikan sementara oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), lantaran memuat candaan yang bernada melecehkan agama.

Dalam surat bernomor 138/K/KPI/03/13, KPI Pusat memutuskan memberikan sanksi administratif penghentian sementara program musik itu selama tiga hari penayangan. Penghentian sementara ini wajib dilaksanakan antara tanggal 6 – 20 Maret 2013.

Oke Jahja atau akrab disapa Opa, produser Dahsyat, belum menentukan kapan perintah dari KPI akan dilaksanakan. Sebab, dia mengaku belum mengetahui perihal sanksi tersebut.

"Belum tahu saya, belum ada kabar juga," ucapnya, saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Jumat (8/3).

Pelanggaran yang terdapat di Dahsyat, seperti dikutip dari situs KPI, yakni adegan Raffi Ahmad bertanya kepada bintang tamu, Chef Renne Tanjung. Dari obrolan ini muncul kata-kata yang dianggap melanggar oleh KPI.

Jenis pelanggaran ini dikategorikan sebagai pelanggaran atas penghormatan terhadap nilai-nilai agama dan perlindungan anak dan remaja. Pelanggaran ini terjadi pada tayangan tanggal 24 Desember 2012 pukul 06.47 WIB.

KPI Pusat juga menemukan pelanggaran lainnya pada program yang ditayangkan tanggal 27 Desember 2012. Pelanggaran yang dimaksud adalah penampilan Grup “Duo Racun” saat menyanyikan lagu berjudul “Dari Hongkong” yang menampilkan gerakan tubuh dan atau tarian erotis dengan mengeksploitasi tubuh bagian bokong dan pinggul. Selain itu, ditampilkan adegan Limbad yang melakukan atraksi memasukkan paku ke dalam lubang hidung.

Sebelumnya, DahSyat sudah dua kali melanggar: surat teguran tertulis No. 230/K/KPI/V/09 tertanggal 6 Mei 2009 dan surat teguran tertulis No. 650/K/KPI/11/10 tertanggal 4 November 2010. KPI Pusat juga telah melaksanakan tahap klarifikasi pada tanggal 8 Februari 2013.

(ari/yb)