SOS, Sensasi Baru di Kancah Musik Indonesia

SOS
SOS (Foto:Ryan/BI)
TABLOIDBINTANG.COM -

SUKSES melahirkan boy band S4, YS Media Entertainment kini meluncurkan girlband SOS.

Sama dengan S4 yang beranggotakan para jebolan audisi Galaxy Superstar, SOS yang merupakan kepanjangan dari Sensation of Stage terdiri dari enam cewek yang juga disaring melalui audisi Galaxy Superstar musim pertama.

Grup yang digawangi Mary, AG, JL, PB, Sunn, dan Yeye ini debut pada 14 Februari, bersamaan dengan perayaan Hari Valentine. Sebelum memulai aksi debut di panggung 100% Ampuh Global TV, SOS telah merilis cuplikan video dua single perdana mereka, "Independent Girl" dan "Drop It Low".

Lagu "Drop it Low" sendiri telah dirilis video klipnya pada 13 Februari dan ditonton lebih dari 4 ribu orang dalam waktu kurang dari 24 jam.

Sebagai girl band pendatang baru di Tanah Air, SOS ingin memberi sensasi baru. Sensasi seperti apa? "Kami ingin membawakan citra perempuan yang powerful dan kuat," bilang AG, sang leader.

"Sensasi itu akan kami tunjukkan melalui aksi panggung kami nantinya," imbuhnya. Meski masih terhitung hijau di industri musik, melalui musik dan filosofi nama mereka, SOS telah memiliki visi jangka panjang bagi karier mereka. "Salah satu cita-cita kami, ingin go international. Karena itu, kami ingin SOS dikenal di dunia sebagai perempuan-perempuan Indonesia yang strong, powerful, dan mandiri. Kami menunjukkan citra ini melalui lagu, vokal, dance yang powerful, dan juga penampilan," ujar Mary. "Dua lagu kami, 'Drop It Low' dan 'Independent Girl', semuanya menceritakan wanita-wanita yang kuat," imbuh Yeye.

Para personel SOS sendiri memang bisa digolongkan sebagai wanita-wanita yang kuat. Melalui pelatihan selama delapan bulan di bawah pusat pelatihan artis Korea, Rainbow Bridge, mereka telah melalui berbagai tempaan berat sebelum akhirnya debut. Selama masa pelatihan, mereka harus menjalani latihan vokal, dance, latihan fisik, dll. selama 12 jam sehari. Pun ketika menjelang kelulusan dari masa latihan dan mulai memasuki fase penggarapan lagu, tempaan itu belum berhenti.

Mereka harus berlatih keras agar sukses menyanyikan lagu mereka sendiri. "Ketika menyanyikan lagu-lagu ini, bukan hanya musiknya yang nge-beat, tetapi suara juga harus nge-beat. Di situ letak kesulitannya," bilang AG.

JL menambahkan, "Sebenarnya kami sudah menyangka akan mendapatkan lagu beat. Tapi enggak kepikiran akan sampai keteteran seperti itu. Karena ada aksen-aksen yang harus dipelajari saat mengucapkan liriknya. Pokoknya kami banyak belajar hal baru selama proses rekaman."

(riz/adm)