"Yuk Kita Sahur" Trans TV Juga Ditegur KPI

yuk kita sahur ditegur kpi
TABLOIDBINTANG.COM -

KOMISI Penyiaran Indonesia (KPI) kembali menegur program khusus Ramadhan.

Setelah Sahurnya Pesbukers (antv), Hafidz Indonesia (RCTI), dan Sahurnya OVJ (Trans 7), KPI melayangkan teguran tertulis pada Trans TV terkait program Yuk Kita Sahur (YKS) yang tayang dini hari.

Mengutip situs KPI Pusat, Selasa (16/7), pelanggaran yang dilakukan YKS adalah penayangan adegan yang melecehkan orang  dan/atau masyarakat dengan kondisi fisik tertentu, pekerjaan tertentu serta orientasi seks dan indentitas gender tertentu, dan pelanggaran terhadap norma kesopanan.

Contoh, dalam tayangan 12 Juli 2013 terdapat adegan berikut:

1. Wendi menari dan menyanyi dengan pakaian perempuan sambil memainkan lidah. Deni kemudian berkata kepada Wendi, "Lu jangan sok cantik ye. Dandanan lu kaya biduan pantura." Wendi menjawab, "…kalau saya kayak biduan pantura, abang godain saya berarti abang supir truk."
2. Deni berkata kepada Olga, "Lu ngeliat burung malah demen…, ajak ngobrol, lu piara".
3. Olga menyebut Adul "burung cebol".

KPI juga menemukan pelanggaran pada episode 10 dan 11 Juli 2013, di antaranya:

1. Wendi berkata tentang Olga, "My name is Olga and I’m between man and woman".
2. Wendi berkata sambil menunjuk Olga dan penonton, "…ibu kumpul ama kebo".

3. Olga dan Deni menyebut Adul dengan "peniti kebaya", "cengkeh kue nastar", "tikus laci", "centong nasi", "lahir dari telor puyuh", "nggak susah-susah mandiin, kirim aja ke pet shop", "ikan cere", "peniti blangkon", "monyetnya si buta".

KPI menganggap tayangan ini telah melanggar perlindungan kepada orang dan/atau masyarakat tertentu, norma kesopanan, perlindungan anak, dan penggolongan program siaran.

(ray/yb)