Pesantren & Rock N' Roll Season 2, Kompetisi The Subuh VS The Maghrib

Pesantren--Rock-n-Roll-hono
Pesantren & Rock n' Roll (Hono/BI)
TABLOIDBINTANG.COM -

SCTV, mulai Senin 24 Oktober 2011, Setiap Hari pukul 21.00 WIB.

ALDO, Rere, dan Openk berhasil membujuk Wahyu untuk menemui Galang, seorang produser musik terkenal yang berpenampilan eksentrik namun budek.

Saat bertemu Galang, Wahyu mengatakan bahwa dia hanya mau membawakan lagu-lagu rock Islami. Karuan saja Aldo, Rere, dan Openk syok mendengar permintaan Wahyu. Mereka khawatir kalau Galang menolak permintaan tersebut. Nyatanya kekhawatiran tersebut tidak beralasan, karena Galang menyetujui ide Wahyu sekaligus mengontrak band Wahyu yang bernama The Subuh.

Galang mengizinkan The Subuh untuk rekaman di kantor cabang Yogyakarta. Kegembiraan Wahyu dirasakan pula oleh Nada yang sangat mendukung karier suaminya itu. Bahkan, Nada ingin menjadi penyanyi latar untuk band The Subuh. Reaksi Nada itu membuat Wahyu dkk kaget lantaran sifat Nada terlihat lebih ekspresif dan ceria, tidak seperti biasanya.

Nada juga secara terang-terangan memperlihatkan kecemburuannya lantaran takut ada fans cewek yang mendekati Wahyu. Namun Wahyu selalu meyakinkan bahwa hatinya hanya untuk Nada seorang. Tidak hanya itu, Nada juga gemar menyanyi lagu rock. Alhasil, Aisyah dan Nissa terheran-heran. melihat perubahan sikap Nada. Sementara Nada berpikir kalau perubahan yang dialaminya itu lantaran bawaan jabang bayi dalam kandungan.

Di bagian lain, Kyai Abdullah menerima kabar bahwa Ahmad, anak sulungnya, akan segera pulang dari Mesir. Kyai Abdullah pun menyuruh Najib untuk menjemput Ahmad di stasiun kereta. Fuad dan Rohim lantas memanas-manasi Najib dengan mengatakan bahwa Ahmad bisa saja memberi usul kepada Kyai Abdullah agar posisi pemimpin pesantren dialihkan kepada Wahyu, adik ipar Ahmad.

Dalam segala hal, Najib selalu berusaha menyaingi Wahyu, hingga akhirnya kedua pria itu bertengkar hebat. Kejadian tersebut dipergoki oleh Kyai Abdullah dan Ahmad. Akhirnya Kyai Abdullah memutuskan agar Ahmad menjadi pemimpin pesantren untuk menggantikan Najib.

Di lain waktu, Najib yang penasaran ingin melihat studio rekaman, meminta izin Kyai Abdullah agar diperbolehkan datang ke kantor milik Galang di Yogyakarta untuk melihat Wahyu yang sedang rekaman. Kedatangan Najib, Fuad, dan Rohim kontan membuat Wahyu dkk kaget. Mereka pun mengusir Najib dkk. Siapa sangka, gara-gara ulah Najib yang tidak disengaja itu, Galang malah meminta Najib untuk rekaman.

Galang lantas mendapat demo rekaman yang disangka demo dari Najib dkk. Padahal, demo rekaman tersebut adalah milik orang lain. Sementara Wahyu dkk berusaha meyakinkan Galang bahwa Najib dkk tidak bisa bermain band. Najib pun menuduh Wahyu takut tersaingi oleh dirinya. Untuk menghindari perselisihan, Galang akhirnya memutuskan agar The Subuh dan The Maghrib, band milik Najib memperlihatkan penampilan mereka di hadapannya.

Bagaimana kisah selanjutnya? Mampukah band The Subuh membuktikan kemampuan mereka? Lantas bagaimana pula persaingan yang terjadi di antara Wahyu dan Najib?

Sinetron milik Screenplay Productions ini dibintangi Aulia Sarah, Ali Syakieb, Ramzy, Wawan Wanizar, Mario Maulana, Ferry Gustian, Ammy T, Roy H, Steven, Candil, Tatang Gepeng, dan Udin Sedunia.

(ray/gur)