Putri Yang Ditukar: Puncaki Rating, Lahirkan Ana Pinem Lovers dan Gerakan Koin PYD

putri-yang-ditukar
TABLOIDBINTANG.COM -

LAGI-lagi tentang anak yang terpisah dari orang tuanya. Itu yang ada di benak kami saat menonton episode perdana Putri Yang Ditukar (PYD) di RCTI. 

Namun ternyata rating episode pertama (20 September 2010) terbilang bagus. Berada di urutan 4, dengan TVR 4,6 dan share 18,7. 

Di hari yang sama, Cinta Fitri season 6 masih memuncaki rating dengan TVR 5 dan share 19,4. Ternyata cerita se-sederhana anak tertukar masih memiliki nilai jual. 

Perlahan tapi pasti, PYD terus merangkak naik. Posisinya menggusur sinetron ber-season yang saat itu booming, CF6 dan Kemilau Cinta Kamila 2: Berkah Ramadhan. 

Akhir Oktober 2010, RCTI mulai menambah jam tayang hingga 3 jam. Rating no 1 diraih, penghargaan pun didapat. 

PYD menyapu bersih penghargaan Drama Seri, Aktor dan Aktris Terfavorit di Panasonic Awards 2011.

Minggu ini, ketika beberapa sinetron unggulan dikalahkan acara TV yang menampilkan Briptu Norman Kamaru, PYD adem ayem di puncak rating. Kira-kira apa yang membuat PYD sedemikian kokoh?

1.  Berbeda dengan sinetron yang berdurasi 1-1,5 jam pertayangan, PYD tampil dengan durasi ekstra, 3 jam. Durasi yang panjang mau tak mau memikat pemirsa setianya untuk terus stay tune di kanal RCTI. 

Karena sehari tayang 2-3 episode, tak heran bila baru 7 bulan sinetron ini sudah menembus 400 episode. Namun sejak sinetron Anugerah tayang akhir Maret lalu, durasi PYD hanya sekitar 2 jam. 

2. Jajaran bintang pendukung menjadi nilai plus PYD. 

Remaja tentu menantikan kehadiran Nikita Willy, Rezky Adhitya, Glenn Alinskie, Yasmine Wildblood, Lucky Perdana, Citra Kirana, Bobby Joseph, Tsania Marwa hingga Raya Kohandi. 

Sementara ibu-ibu, pasti tak asing dengan sosok Sultan Djorghi, Marini Zumarnis, Vonny Cornellya hingga Atalarik Syach yang cukup lama vakum. 

April ini, PYD kedatangan 1 pemain baru; Mona Ratuliu. Ini sekaligus reuni Atalarik-Mona, yang di eranya pernah sukses membintangi sinetron Pelangi Di Matamu.

3. Karakter yang kuat juga merupakan resep sukses PYD. Ada Amira (Nikita Willy) yang kalem dan baik hati, Rizky (Rezky Adhitya) yang bloon atau Arman (Glenn Alinskie) yang pintar dan problem solver.  Namun bukan tokoh belia ini yang membekas di hati pemirsa.  

Tokoh Prabu Wijaya (Atalarik) justru memunculkan gereget tersendiri.

Prabu yang awalnya dingin dan menghalalkan segala cara, perlahan melunak setelah akrab dengan Amira, meski waktu itu belum terungkap bahwa Amira putri kandungnya. 

Chemistry ayah-anak yang kuat berhasil ditunjukkan Atalarik-Nikita. Bahkan tanpa diduga, Atalarik Syach menyabet gelar "Aktor Terfavorit Panasonic Awards 2011" atas perannya sebagai Prabu.

Meski bukan pemeran utama dan nyaris tak punya benang merah dengan konflik inti, kemunculan Bi Surti (Ana Pinem) juga dinantikan. 

Mana ada sih, pembantu yang ikut campur urusan rumah tangga, narsis abis dan bahkan berani mengharapkan cinta sang majikan, Prabu Wijaya? 

Bi Surti juga tak sungkan memeluk atau mencium pipi pemain muda macam Rezky Adhitya dan Lucky Perdana.

Andai Glenn Alinskie tak berperan sebagai keponakannya, mungkin juga akan disosor oleh Bi Surti. 

Kalau bertemu Amira atau karakter wanita lainnya, Bi Surti rajin berujar “Iri ya dengan kecantikan Surti?” dengan mimik kenes dan menggemaskan.

Saking melekatnya karakter ini, di jejaring Facebook muncul Fan Page “Ana Pinem Lovers" http://www.facebook.com/pages/Ana-Pinem-Lovers-AnemArt-/154171121294004 yang telah dihuni 877 member. Jarang artis yang berperan sebagai PRT memiliki fan page.

Ada pro, ada kontra. Di Facebook terdapat fan page “Gerakan Koin Untuk Artis Putri Yang Ditukar” http://www.facebook.com/KoinYangDitukar.

Para pembenci PYD ini memiliki moto Berikan Koinnya, Hentikan Akting Mereka. Tak kurang 2000 member terkumpul.

Suka atau tidak, PYD nampaknya masih panjang. Usai konflik anak tertukar selesai, berbagai konflik silih berganti.

Karakter antagonis yang face-off hingga menyerupai wajah Prabu, hubungan Amira-Rizki dan Arman-Zahira yang putus sambung, hingga kemunculan Gusti (Mona Ratuliu) yang mewarnai hari-hari Prabu sepeninggal istrinya.

Jika mampu terus berinovasi atau setidaknya mempertahankan cerita, bukan tidak mungkin PYD mampu mengalahkan jumlah episode Cinta Fitri yang malam ini (13/4) memasuki episode 979.

(ray/gur)