Pelet Kuntilanak: Pelet Celana Dalam Multi Fungsi

Pelet1
Kuntilanak menghantui korban. (dok.ist.)
TABLOIDBINTANG.COM -

SEJAK Maret 2011, produser Shankar RS sudah mengumumkan rencananya membuat film berjudul Pelet Celana Dalam. Sayangnya LSF tidak merestui judul ini. Sehingga diganti menjadi Pelet Kuntilanak.

Saya menyaksikan Pelet Kuntilanak yang berdurasi sekitar 80 menit dengan miris dan jijik. Banyak sekali darah dan adegan sadis mewarnai film yang diproduksi Sentra Films ini.

Adegan dibuka dengan Pamela (Debby Ayu) yang sedang berendam di bath tube sambil menelepon Bobby, pacarnya. Bobby tengah mengemudi mobil, hendak menuju rumah Pamela. Keduanya terlibat phone sex yang terhenti tatkala Bobby merasa telah menabrak sesuatu. Namun karena ia keluar dari mobil, Bobby malah tertabrak truk dan tewas seketika.

Esoknya, kampus tempat Pamela dan Bobby kuliah heboh. Iqbal (Iqbal Azhari) dan mahasiswa lain membicarakan kejanggalan kematian Bobby. Dengan tewasnya Bobby, sudah 3 mahasiswa meninggal saat berstatus sebagai pacar Pamela.

Namun ini tidak membuat Daniel (Billy Davidson) gentar. Daniel malah nembak Pamela. Pamela memberikan syarat, Daniel harus menyerahkan celana dalamnya jika mau jadi pacarnya. Meski awalnya ogah-ogahan, Daniel setuju demi bisa memacari cewek yang tampil seksi ke kampus itu.

Bisa ditebak, setelah itu Daniel terus dihantui kuntilanak. Termasuk ketika Daniel melakukan phone sex dengan Pamela. Ketika hendak membicarakan keanehan ini dengan mendatangi rumah Pamela, Daniel justru diteror kuntilanak hingga tewas.

Siapa lagi korban Pamela? Tidak ada.

Cerita beralih ke Tantri (Citra Dewi), sahabat Pamela yang dikisahkan masih perawan. Di kampus Tantri selalu dikerjai Kevin (Aria Bahari) dan teman-temannya. Sampai Kevin cs nekad memperkosa Tantri. Ini membuat Tantri marah dan hendak membalas dendam.

peletPamela menjelaskan Tantri bisa balas dendam dengan pelet celana dalam. Tantri heran, bukankah pelet itu untuk pengasihan? Namun Pamela keukeuh dan mengantar ke dukun yang menjelaskan bahwa pelet celana dalam ampuh untuk menarik perhatian lawan jenis, memperoleh kesuksesan sampai melenyapkan nyawa manusia. Multi fungsi gitu deh.

Mbah dukun juga memperingatkan efek samping, bahwa sangat mungkin pelet ini berbalik pada yang mengirimkan. Toh Tantri ngeyel, dan memberikan celana dalam yang dipakainya saat pemerkosaan untuk dijampi-jampi.

Vega (Angie “Virgin” Yulia) selalu menasehati 2 sahabatnya itu untuk tidak bermain ilmu hitam. Terlanjur gelap mata, Tantri dan Pamela tak mengindahkan advis sahabatnya itu.

Akibatnya korban berjatuhan. Cowok-cowok yang memperkosa Tantri diteror setan, muntah silet dan paku, sebelum akhirnya meninggal.

Kuntilanak tak hanya meneror cowok-cowok, Pamela dan Tantri mulai mengalami kejadian aneh dan diteror penampakan sang kunti.

Oke, pertama-tama saya ucapkan selamat pada Koya Pagayo alias Nayato Fionuala yang kembali menyutradarai film horor. Lho, bukankah Nayato memang spesialis film horor?
Betul, hanya saja belakangan Nayato lebih fokus kepada film horor komedi. Menonton Pocong Jumat Kliwon, Pocong Rumah Angker, Kalung Jelangkung, Pocong Ngesot dan Kuntilanak Kesurupan membuat Anda lebih sering tertawa daripada ketakutan.

Sebelum horor komedi, Nayato sempat kecanduan bikin thriller seperti Nakalnya Anak Muda dan Pengantin Pantai Biru. Pasca Rizal Mantovani sukses membesut Air Terjun Pengantin, film thriller berbalut bikini langsung menjamur, juga diikuti Nayato.

Dalam film ini, Nayato tampil lebih berdarah-darah. Setiap korban yang mati akan digambarkan dengan sangat jelas. Belum lagi adegan muntah darah beserta silet dan paku yang diperlihatkan dengan vulgar. Kalau tujuannya bikin penonton jijik, miris atau mual, Nayato sukses. Tak lupa ilustrasi musik yang berisik dan mengagetkan hampir di sepanjang film.

Dari segi cerita, seperti biasa, banyak meninggalkan pertanyaan. Seperti Daniel yang ho-oh ho-oh saja ketika Pamela meminta celana dalamnya. Apa Anda akan melakukan hal yang sama jika di posisi Daniel?

Dendam Pamela pada laki-laki juga tidak dijelaskan. Malah ada adegan aborsi. Lalu siapa pria yang menghamilinya? Pamela hamil karena seks bebas atau diperkosa? Apakah pria itu sudah menjadi korban pelet Pamela? Tidak terjawab.

Belum lagi kemunculan istri Prasetyo yang mau membunuh Pamela lewat ilmu hitam. Masalahnya, Pamela asyik menggebet cowok-cowok seusianya, kok bisa tiba-tiba ada istri orang yang marah?

Herry B. Arissa dan Erry Sofid bertanggung jawab untuk cerita dan skenario yang tak pakai logika itu. Erry sudah jadi soulmate Nayato. Ada belasan atau bahkan puluhan film Nayato yang ditulis Erry, seperti The Soul, Hantu Jeruk Perut sampai Pocong Ngesot. Sementara Herry B. Arissa eksis di perfilman era 90-an. Kalau tidak salah ingat, Herry menulis Puncak Kenikmatan yang dibintangi Teguh Yulianto dan Malvin Shayna.

Bagi yang mau menonton film ini untuk melihat kemolekan Debby Ayu, sebaiknya tidak terlalu berharap. Memang ada adegan Debby berbikini, namun tidak banyak. Apalagi jika dibandingkan dengan film Jenglot Pantai Selatan.

Kalau Debby berciuman bibir dengan Temmy Rahadi di Jenglot Pantai Selatan atau digerayangi setan wanita dalam 13 Cara Memanggil Setan, maka di Pelet Kuntilanak ia menjajal phone sex. Sayang kesannya nanggung. Seharusnya pemain belajar dari Mena Suvari-Chris Klein dalam American Pie 2 bisa lebih seru.

Apakah memang dibuat nanggung karena jika terlalu berani beresiko ditebas LSF? Ah, kendati begitu Pelet Kuntilanak masih berpeluang sukses. Terlebih saat ini pesaing film Indonesia yang sedang tayang bergenre serius macam Kentut dan Batas.

Satu hal yang membuat saya terkesan, media yang hadir pada press screening mendapatkan celana dalam pria yang sudah disablon dengan tulisan "Pelet Kuntilanak". Tapi, jika dipakai bagaimana orang bisa lihat celana dalam itu bertuliskan judul filmnya. Apa harus dipakai sebagimana Superman memakai celana dalam?

(ray/ade)