KEPERGOK POCONG, Aziz Gagap Kembali Melucu Bareng Pocong (Hasilnya Tidak Lucu)

Kepergok-Pocong1
TABLOIDBINTANG.COM -

FILM ini, Kepergok Pocong, memulai premis ceritanya dari sebuah buku.

Entah apa betul ada buku itu memang ada, yang jelas buku Kiat Cepat Kaya Secara Mistik menyebutkan, bila menyimpan foto jenazah orang mati akibat termakan sumpah pocong maka rejekinya bakal mengalir lancar. Hal ini dipercaya oleh Boy (Reymond Knuliq) dan Ceko (Rozi Mahally).

Boy dan Ceko adalah dua mahasiswa yang saling bersahabat. Suatu hari, Donatus (Albert Putra), teman mereka, hendak membuat dokumentasi tentang penggali kubur. Kebetulan Boy dan Ceko tinggal 1 kontrakan bersama Aina (Aziz Gagap), mahasiswa kemayu yang nyambi jadi penggali kubur.

Saat malam tiba, keempatnya lantas pergi ke kuburan. Secara kebetulan pula mayat yang hendak dikubur Aina malam itu tewas akibat termakan sumpah pocong. Kesempatan ini tak disia-siakan Boy dan Ceko. Mereka memotret mayat itu menggunakan HP.

Benar saja, tak lama setelah kejadian ini Boy dan Ceko bertemu sutradara Koya Ayo-Ayo dan diajak main film horor. Honor cukup tinggi didapat. Mereka senang bukan kepalang. Boy langsung menggunakan uang itu untuk menyenangkan hati Princess (Nadya Almira), kekasihnya. Sementara Ceko, dengan kesuksesan yang diraihnya berharap Niken (Keira Shabira), gadis impiannya, mau membalas cintanya.

Tapi kejadian aneh terjadi. Uang yang didapat dari syuting film berubah jadi kain kafan. Selain itu, Princess dan Niken juga diganggu cowok ganteng misterius yang suka mendadak datang dan tiba-tiba menghilang. Ditambah dengan munculnya pocong pink (kainnya seperti bersimbah darah sehingga berwarna pink) dan suster ngepot (bukan salah tulis, lihat sendiri mengapa disebut suster ngepot) yang meneror mereka. Sebenarnya apa yang membuat misteri ini menghantui mereka?

Nayato dan Rapi Films sudah beberapa kali membuat film horor komedi. Bahkan nama Aziz Gagap dipakai Nayato dan Rapi Films dalam 2 judul sebelumnya; Pocong Ngesot dan Kuntilanak Kesurupan. Terlepas dari cerita dan penyelesaian yang tidak jelas, saya akui 2 film sebelumnya ini sukses membuat saya tertawa terbahak-bahak. Hampir 1 studio pun tertawa ketika menyaksikan Pocong Ngesot dan Kuntilanak Kesurupan.

Sayangnya, suasana itu tak lagi terasa dalam Kepergok Pocong. Mungkin tak sampai separuh penonton yang tertawa menyaksikan film berdurasi 80 menit ini. Nyaris semua formula yang dihadirkan di Pocong Ngesot dan Kuntilanak Kesurupan kembali dipakai di Kepergok Pocong.

Aziz Gagap yang tampil kemayu dan setan-setan yang ‘disiksa’ manusia. Seperti 2 film sebelumnya, hantu di Kepergok Pocong harus mengalami yang namanya dipukul, dibanting sampai disembur air. Bagaikan melihat film sama dengan pemain pendukung dan judul berbeda. Tapi jika Anda belum nonton Pocong Ngesot/Kuntilanak Kesurupan, saya yakin Anda masih bisa tertawa melihat Kepergok Pocong.
Yang mengejutkan saat di tengah film ada dialog Boy yang menyindir sutradara Koya Pagayo. Agak aneh sebenarnya, mengingat Koya Pagayo adalah nama samara Nayato. Atau Nayato sudah tak lagi bergabung dalam tim Koya Pagayo?

Judul film terdengar dipaksakan. Kepergok Pocong, apa artinya? Memangnya tokoh-tokoh di film melakukan hal apa yang dipergoki pocong? Ada dialog yang akan menjelaskan tentang Kepergok Pocong. Tapi menurut saya tetap saja tidak nyambung.

Entahlah apakah film ini masih bisa menyedot penonton sebanyak Pocong Ngesot dan Kuntilanak Kesurupan. Jika film ini tak mampu menyamai pendapatan 2 film pendahulunya, rasanya sudah waktunya Nayato-Rapi Films menemukan formula baru bila masih ingin terus membuat film horor komedi. Tapi kalau ternyata film ini masih direspon positif, nampaknya akan ada pengulangan lagi.

(ray/ade)