Ranum, Ending Bertele-Tele dan Tanpa Sweet Scene Wisnu-Shireen

RANUM
Shireen Sungkar dan Teuku Wisnu kembali dipasangkan di sinetron Ranum (Ray/BI)
TABLOIDBINTANG.COM -

SINETRON Ranum (MNC TV) produksi MD Entertainment berakhir di episode 38, Jumat (9/9).

Cerita dibuka dengan Paris (Stefani Theresia) yang berniat memalsukan gugatan cerai Ranum (Shireen Sungkar) untuk Maliq (Teuku Wisnu). Paris bahkan ke pengadilan dan mengaku sebagai Ranum. Tanpa sadar, aksi Paris direkam oleh seseorang. Video ini lantas dikirim ke Ranum.

Bermodalkan video itu, Ranum, Maliq dan Samira (Irene Librawati) datang bersama polisi untuk meringkus Paris dan Miranda (Yurike Prastica). Bima (Ferdi Ali) datang untuk membela Paris. Bima berdalih video tersebut bisa saja hasil rekayasa. Terlebih Ranum tidak menyebutkan siapa yang mengirim video rekaman itu.

Fadia (Metha Yunatria) muncul. Terungkap bahwa ia dan suaminya, Jody (Iqbal Pakula) yang selama ini meneror Paris. Jody juga yang merekam aksi penyamaran Paris sebagai Ranum. Ranum memberikan penawaran pada Paris, mau masuk penjara atau mengembalikan harta milik keluarga Samira. Terdesak, Paris memilih mengembalikan aset keluarga Samira.

Attar (Lian Firman) yang masih amnesia dibantu Dara (Siti Anizah) untuk mencari asal-usulnya. Ranum yang melintas, tak sengaja melihat Attar sedang menyeberang. Ranum bergegas memberi tahu Samira dan Maliq bahwa Attar masih hidup.

Sayang, Attar dan Dara lebih dulu ditemukan Paris dan Bima. Attar dan Dara pun disekap Paris dan Bima. Paris menjadikan ini senjata untuk merebut kembali harta Samira.

Ketika mencoba kabur, Attar malah dipukul Bima. Namun pukulan ini membuat ingatan Attar pulih. Attar lantas pura-pura kesakitan, membuat Bima panik. Saat inilah Dara memukul Bima hingga tumbang. Attar dan Dara berhasil kabur.
 Mengetahui Attar kabur, Paris buru-buru mendatangi rumah Samira dengan membawa surat pengalihan harta. Setelah mendapat tanda tangan Samira dan Maliq, Paris langsung melarikan diri. Samira dan Maliq gagal mengejar Paris. Namun tak lama berselang Attar dan Dara pulang ke rumah, membuat Maliq dan Samira bahagia.

Justru Ranum yang sibuk mengejar mobil Paris. Dengan mengendarai motor, Ranum berusaha mencegah Paris kabur. Paris sengaja menyerempet motor Ranum sampai ia terjatuh. Terlalu senang melihat musuhnya tersungkur, Paris tak sadar di depannya ada mobil yang melintas berlawanan arah. Paris tertabrak dan tewas.

Konflik lain, Samira akhirnya tahu bahwa Mila (Hasninda Nurmadhani) hamil. Tapi kemarahan Samira tak berlangsung lama karena Ruben (Rendy Septino) mau bertanggung jawab. Sedang Fadia-Jody akhirnya rujuk. Lalu Attar dan Dara tampak bersanding, entah sudah menikah atau masih pacaran. Mereka semua, plus Maliq-Ranum, berkumpul di rumah Samira penuh kebahagiaan. Tamat.

***

Tak banyak yang bisa diharapkan dari episode terakhir Ranum. Karena selama penayangannya, Ranum gagal mencuri perhatian pemirsa. Jangankan rating nomor 1, mencapai share 10 persen saja sulit. Bahkan beberapa kali terdepak dari 100 besar.

Episode terakhir terkesan berbelit-belit. Susah banget, sih, menangkap Paris? WiSholic yang mengharapkan sweet scene atau adegan romantis WiSh (Wisnu-Shireen) akhirnya harus kecewa. Jangankan sweet scene, karakter Maliq yang diperankan Wisnu tidak mendapat peran penting di episode ini. Ranum-lah yang bertindak sebagai pahlawan.

Termasuk saat Ranum nekad mengejar Paris menggunakan motor. Lho, di mana Maliq dan tokoh pria lainnya? Selain dominasi Ranum, episode final juga berkutat pada perjuangan Attar mengembalikan ingatannya dan mencari keluarganya. Seorang teman sampai bertanya, “Sebenarnya lead male-nya Wisnu atau Lian Firman sih?”

Apa yang membuat Ranum gagal membetot perhatian? Well, bisa banyak faktor. Mereka yang bukan penggemar akan menyalahkan Wisnu-Shireen yang kembali hadir sebagai pasangan pasca 4 tahun disatukan dalam Cinta Fitri. Tapi bagi WiSholic, jalan cerita yang lemah serta minimnya sweet scene antara Maliq-Ranum dituduh sebagai penyebabnya.

Ditilik dari awal, jalan Ranum memang tidak mulus. Promo sinetron ini mulai muncul bulan Juni di Indosiar, sebulan setelah Cinta Fitri Season 7 berakhir. Banyak yang mengira Ranum kelanjutan dari Cinta Fitri. Karena selain Wisnu-Shireen, banyak pemain pendukung Cinta Fitri yang bergabung di sini.

Belakangan Indosiar batal menayangkan Ranum. Manoj Punjabi, produser MD, berdalih terjadi perbedaan visi antara MD dan Indosiar yang dikelola manajemen baru. Akhirnya Ranum tayang di MNC TV mulai 25 Juli silam. Selisih 2,5 bulan setelah Cinta Fitri berakhir. 

Episode pertama Ranum gagal menembus 20 besar. Tertinggal jauh dengan Dari Sujud Ke Sujud atau Khadijah dan Khalifah yang premier di hari yang sama. Faktor TV sedikit banyak berpengaruh. MNC TV sebelumnya mengisi primetime dengan animasi, film India dan musik dangdut. Sementara penonton sinetron sudah klop dengan RCTI, SCTV atau Indosiar. Susunan acara MNC TV yang tanpa infotainment atau program musik macam Inbox dan Dahsyat kian menyulitkan promosi Ranum

Pertanyaannya, apakah setelah Ranum Wisnu-Shireen akan dipasangkan dalam 1 judul? Dilihat dari “kasus” sebelumnya, kemungkinannya kecil. Pasca Cinta Bunga season 2 (SCTV) gagal, MD tak pernah lagi menyatukan Laudya Cynthia Bella dan Chicco Jerikho dalam 1 judul. Padahal keduanya sama dengan Wisnu-Shireen, berpacaran dalam dunia nyata. Kalau memang Wisnu-Shireen tidak disatukan dalam 1 judul, kira-kira siapa kandidat yang tepat untuk mendampingi mereka ya?

(ray/ade)