3 Sinetron Tayang Perdana Malam Ini, Mana yang Berpotensi Unggul?

3-sinetron
TABLOIDBINTANG.COM -

BAGI pecinta sinetron Indonesia, hari ini boleh jadi Senin yang menyenangkan sekaligus membingungkan. Ada 3 sinetron baru yang tayang perdana malam ini: Binar Bening Berlian, Aliya, dan Dia Atau Diriku.

Siapakah yang bakal meraih rating tinggi?

Tentu masing-masing punya sinetron di atas punya kekuatan dan kelemahan masing-masing. Apa sajakah itu?

BINAR BENING BERLIAN (RCTI)

BBB adegan02Binar Bening Berlian menjadi andalan RCTI untuk mengisi slot super primetime (19.00-20.59). Sinetron produksi SinemArt ini masih mengandalkan 2 formula wajib yang terbukti ampuh meraup rating: kisah anak yang terpisah dari orangtua dan bintang-bintang terkenal, baik dari generasi muda maupun senior.

Penggemar VanDah (Jonas Rivanno-Asmirandah, pasangan onscreen yang sukses membintangi Kemilau Cinta Kamila-KCK) tentu girang bukan main idolanya kembali main bareng. Maklum, seharusnya VanDah dipasangkan lagi dalam musim ke-5 KCK: Kamila Penuh Hidayah. Tapi entah mengapa sinetron yang sempat ada promonya itu batal tayang.

Selain VanDah, masih ada Christian Sugiono, Ashfar Sinclair, Irish Bella, Celine Evangelista, Tia Ivanka, Ari Wibowo, Vira Yuniar, Teuku Ryan dan sederet bintang lainnya.

Serena Luna, tim penulis skenario andalan SinemArt yang sukses dengan sinetron Intan, Cahaya, Putri Yang Ditukar sampai Dewa, menangani sinetron ini. Sedangkan Sanjeev Kumar mengisi kursi sutradara, yang sebelumnya mengarahkan sinetron Cinta dan Anugerah, Anugerah, Manohara, serta Doa dan Karunia.

Kelemahannya cuma satu: jarak rilis promo dan tayang perdana hanya terpaut 4 hari. Ini terbilang terburu-buru, mengingat biasanya promo sinetron tayang 2 minggu, atau bahkan sebulan sebelum tayang perdana. Ketika situs ini mengunggah sinopsis global pada Jumat (10/12) lalu, ada pembaca yang menulis komentar belum pernah melihat promonya.

ALIYA (SCTV)

ALIYA 2 Deretan pemain tidak menjadi kekuatan utama sinetron produksi Verona Pictures ini. Namun tim penulis skenario dan sutradaranya. Mengapa begitu? Mari kita tengok perjalanan karier sang aktris utama; Dea Imut yang kini berubah nama jadi Dea Anisa.

Sebagai artis cilik, Dea sukses mengharu biru mendapat siksaan fisik dari Lenna Tan dalam sinetron Tangisan Anak Tiri (Multivision) yang sekitar 10 tahun lalu tayang di SCTV.

Lepas dari Multivision, Dea berpindah-pindah PH. Namun sinetronnya tidak ada yang melejit, kalau tak mau dibilang gagal. Lihat saja Mutiara (2007, RCTI/SinemArt), Hamba-Hamba Allah (2008, RCTI/SinemArt) dan Rindu Milik Rangga (2009, SCTV/MD Entertainment) yang berumur pendek. Sempat masuk ke Inayah (2009, Indosiar/Soraya Intercine Films), tapi karakter Ajeng yang diperankan Dea tidak bertahan sampai sinetron Inayah tamat. Terakhir, ia membintangi drama Ramadhan di Trans TV pada Agustus 2011 lalu, yang juga biasa-biasa saja.

Selain Irwansyah dan Dea, jajaran pemain muda macam Afifa Syahira, Gege Elisa dan Billy Davidson belum terlalu dikenal masyarakat. Malah jajaran artis senior macam Jihan Fahira, Primus Yustisio, Gunawan, dan Marini Burhan, yang berpotensi menggaet penonton ibu-ibu.

Tapi jangan remehkan sususan penulis skenario dan sutradara. Di poster, tertulis nama Adi Nugroho bertindak Supervisi Skenario. Adi dulu pernah menggarap Tersanjung dan Tersayang. Penulis Skenario-nya ada Ina Rosamaya, Keke Mayang dan Firman Zarah. Di SinemArt, Ina Rosamaya pernah menulis Nikita dan Kemilau Cinta Kamila. Keke Mayang baru-baru ini menulis Bulan Di Atas Mentari untuk MD Entertainment.

Di kursi sutradara, tertera nama Maruli Ara dan Doddy Djanas. Maruli Ala sukses membesut sinetron Cinta (Desy Ratnasari dan Primus Yustisio). Doddy Djanas adalah sutradara sinetron Intan dan Cahaya, yang melambungkan Dude Harlino dan Naysilla Mirdad sebagai pasangan onscreen favorit sampai saat ini.

DIA ATAU DIRIKU (SCTV)

dia-atau-dirikuYuki Kato kembali bermain sinetron selaih meraih penghargaan Aktris Paling Ngetop Versi SCTV Awards 2011. Apa bedanya Dia Atau Diriku dengan 2 sinetron Yuki terdahulu?

Jika Arti Sahabat dan Gol-Gol Fatimah menawarkan romantika remaja, maka Dia Atau Diriku menargetkan penonton yang lebih dewasa. Selain tema cerita, jam tayangnya tak lagi mengisi slot sore hari atau early primetime, tapi late primetime (mulai pukul 21.00 WIB).

Yuki pun tak lagi didampingi Stefan William seperti 2 sinetron sebelumnya. Yuki yang kelahiran tahun 1995, kini beradu akting dengan Raffi Ahmad dan Ricky Harun yang lahir tahun 1987. Raffi sebelumnya tampil di Arti Sahabat sebagai pihak ketiga dalam hubungan karakter yang diperankan Stefan dan Yuki. Mampukah mereka menciptakan chemistry yang menggetarkan?

Aktor kawakan macam Mathias Muchus (yang baru meraih gelar Aktor Pendukung Terbaik versi Festival Film Indonesia 2011) juga turut meramaikan sinetron ini.

Dia Atau Diriku ditangani sutradara dan penulis skenario andalan Rapi Films: Umam AP dan Tisa TS. Umam, sebelumnya membesut sinetron-sinetron yang dibintangi Baim Alkatiri (Baim Cilik) macam: Cerita SMA, Tarzan Cilik, Buku Harian Baim, hingga Baim Jaim.

Sedangkan Tisa TS, pernah menghasilkan sinetron populer macam Di Sini Ada Setan, Rindu-Rindu Asmara, Istri Untuk Suamiku, Arti Sahabat, dan banyak lagi.

**

Dilihat dari stasiun TV penayang dan artis pendukung, sinetron Binar Bening Berlian berpotensi lebih cepat memikat penonton sinetron.

Sementara untuk 2 sinetron SCTV; Aliya dan Dia Atau Diriku, masih harus berjuang keras. Setelah Lebaran, sinetron SCTV tak lagi prima. Lihatlah Gol-Gol Fatimah, Kupinang Kau Dengan Bismillah, Pesantren & Rock n Roll season 2, Bukan Islam KTP sampai Janji Cinta Aisha yang semuanya hanya bertahan kurang dari 3 bulan.

SCTV pun meliburkan sinetron Screenplay Productions dan Multivision Plus dari slot primetime, lalu menggantinya dengan Verona Pictures dan Rapi Films. Siapa tahu 2 PH ini mampu mengembalikan kejayaan sinetron SCTV.

Pertanyaannya, manakah 3 sinetron di atas yang paling Anda nantikan? Atau setia dengan sinetron yang sudah lama? 

(ray/gur)