Ending "Binar Bening Berlian", Amnesia Berlian dan Jack Sembuh Bersamaan

Berlian-dan-Jack
Berlian (Asmirandah) dan Jack (Jonas Rivanno)
TABLOIDBINTANG.COM -

SINETRON Binar Bening Berlian berakhir di episode 143, tayangan Sabtu (18/2) silam.

Berlian (Asmirandah) dan Jack (Jonas Rivanno) yang belum lama diceritakan sama-sama amnesia setelah bus yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan, di episode pamungkas keduanya diceritakan sama-sama sembuh.

Tayangan Sabtu (18/2) dibuka dengan adegan Adam (Ashraff Sinclair) yang hendak membunuh Berlian dengan gas beracun. Namun karena masih ada rasa cinta, Adam juga yang menyelamatkan Berlian dan memberinya obat penawar.

Berlian-Jack yang masih sama-sama amnesia dan tak ingat mereka suami-istri, terus saja bertengkar layaknya anjing dan kucing. Yunus (Ari Wibowo)-Fahira (Vira Yuniar) dan Kirana (Ria Probo), orangtua Berlian dan Jack, terus berusaha untuk membuat keduanya akur.

Salah satu cara, dengan mengikutkan Berlian dan Jack ke sebuah lomba memasak. Sayang, di tengah perlombaan Timo (Yadi Timo) datang mengacaukan acara dan menculik Berlian. Timo berbuat ini atas suruhan Binar (Celine Evangelista) yang tak rela melihat Berlian-Jack bersatu.

Jack yang mengejar Timo, berhasil menemukan tempat Berlian disembunyikan. Ketika Jack membawa Berlian keluar, Binar memergoki mereka. Binar segera mengejar Jack dan Berlian. Tak memerhatikan jalan, Binar pun ditabrak mobil dan tewas di tempat. Kejadian ini memicu kilasan memori Berlian dan Jack. Keduanya pun kembali ingat identitas mereka masing-masing.

Mirza (Christian Sugiono) menemukan hasil tes bahwa dirinya tidak mandul. Ini berarti, bayi yang dikandung Bening (Irish Bella) adalah anaknya. Bening dan Mirza senang bukan kepalang. Artinya, Aldo (Iqbal Pakula) yang selama ini mengaku-ngaku sebagai ayah dari janin yang dikandung Bening terbukti berbohong. Hendri (Sultan Djorghi) langsung mengusir Aldo dari rumahnya. Aldo merelakan Biru (Suhel), anaknya, untuk dirawat Mirza dan Bening.

Ratna (Diah Permatasari), karakter yang baru muncul, akhirnya hanya jadi tempelan. Ratna diceritakan pernah menjadi ibu pengganti bagi Yunus dan Herlina (Yoelitta Palar) yang dulu belum dikaruniai anak. Tapi menurut Ratna, inseminasi itu gagal.

Herlina curiga bahwa sebenarnya inseminasi itu berhasil. Terlebih Ratna mengaku sedang mencari anak perempuan berusia 20-an, yang tak lain bernama Tsania (Tsania Marwa), yang dulu pernah jadi Berlian palsu.

Entahlah jika saya yang terlewat, tapi sampai akhir tak tampak lagi kisah Ratna-Tsania. Tokoh yang sempat berbuat jahat seperti Adam dan Herlina meminta maaf pada Berlian dkk. Cerita ditutup dengan Berlian yang melahirkan bayi perempuannya. Bayi itu diberi nama Binar Bening Berlian.

Selesai.

**    

Pada awal penayangan, sinetron produksi SinemArt ini kerap memuncaki rating. Ratingnya mulai turun setelah RCTI menayangkan dengan durasi 4 jam setiap harinya. Akibatnya, cerita mulai tidak fokus dan banyak adegan flashback bermunculan (tak cukup stok?). Bertahan 2 bulan dengan jumlah 143 episode? Not bad lah.

(ray/gur)