"Pesbukers", Pembuka Mood Pemirsa di Awal Prime Time

pesbuker
Olga Syahputra, Jessica Iskandar, dan Raffi Ahmad dalam "Pesbukers"
TABLOIDBINTANG.COM -

LEPAS dari rutinitas kerja seharian, paling pas mencari tontonan ringan, segar, sekaligus menghibur.

Program sketsa realita "Pesbukers" ANTV, agaknya layak jadi pilihan utama.

Hadir Senin-Jumat mulai pukul 18.00 - 19.00 WIB, dan Sabtu-Minggu pukul 18.00-18.30 WIB, tayangan yang menampilkan polah kocak sederet artis papan atas ini dijamin ampuh mengocok perut.

Kekuatan ceritanya, ada pada perpaduan unsur rumor atau gosip yang tengah ramai diperbicangkan masyarakat, ke dalam bentuk sketsa hiburan.

Sebagai contoh, kisah percintaan Olga Syahputra dengan Jessica Iskandar. Atau lika-liku asmara Raffi Ahmad dengan Yuni Shara yang putus-sambung.

Belum lagi "perang" pantun yang kerap diperagakan Oppi Kumis dan Sapri. Sesi yang ini cukup ditunggu-tunggu ini biasa diawali dengan gimmick "Masak aer.." yang dilontarkan Oppi.

"Bang Oppi berkolaborasi dengan Sapri, yang memang profesi awalnya sebagai palang pintu Betawi. Jadi tek-toknya dapet banget.

Pantun ini belakangan malah jadi trend, bukan hanya di program komedi saja," jelas Rully Setia Herlambang, Produser "Pesbukers", saat berbincang dengan tabloidbintang.com, Jumat (11/5).

Formasi pemain utama "Pesbukers" saat ini diisi oleh Olga Syahputra, Raffi Ahmad, Melaney Ricardo, Oppi Kumis, Jessica Iskandar, dan Gading Marten.

Setiap minggunya mereka akan berkolaborasi dengan bintang tamu yang selalu berganti-ganti, antara lain Julia Perez dan Luna Maya.

Jangan tanya soal skenario. Sebab, salah satu resep sukses acara ini justru karena pemaiannya tak melulu berjalan di atas naskah.

Seluruh pemain diberi kebebasan untuk melakukan improvisasi, hingga membentuk unsur spontanitas yang tinggi.

"Pola bermainnya tidak terpaku dengan naskah yang kami siapkan. Cukup benang merahnya saja, selebihnya improve. Bisa memasukkan pantun, gosip atau apa, terserah," kata Rully.

Lebih lanjut soal jam tayang, menurut Rully, "Pesbukers" sengaja diletakkan pada jam 18.00, dengan tujuan sebagiai pembangun mood pemirsa sebelum program-program lain yang hadir di jam tayang utama (prime time).

"Jam enam sore itu kami menyebutnya early prime time. "Pesbukers" dijadikan lokomotif, gebrakan, dengan harapan bisa membawa efek positif ke program yang tayang setelahnya".

 

(ari/gur)