Bagaimana Kekuatan 3 Sinetron yang Kemarin Tayang Perdana?

Bukan-Salah-Takdir-dan-Calon-Ibu-Untuk-Anakku-Indosiar-serta-Jagoan-Silat-MNCTV.
TABLOIDBINTANG.COM -

PENGGEMAR sinetron kembali dimanjakan judul-judul baru.

Pada Senin (10/9), ada 3 judul sinetron yang tayang episode perdana; Bukan Salah Takdir, dan Calon Ibu Untuk Anakku (Indosiar), serta Jagoan Silat (MNCTV).

Bagaimana performa awal 3 sinetron tersebut?

Bukan Salah Takdir (BST) bisa dibilang terobosan baru. Indosiar berani menayangkan sinetron baru di luar primetime, hal yang sudah lama tak dilakukan TV nasional. Hasilnya cukup memuaskan. BST menempati posisi 26 dengan TVR 1,8 dan share 18,4.

Jangan dilihat peringkat dan jumlah penonton, mengingat tayangnya bukan di primetime. Share di atas 18 tak bisa dianggap remeh. Terbukti sinetron musikal (baca: dangdut) produksi Gentabuana Paramita masih mendapat tempat di kalangan tertentu.

Di jam yang sama, BST hanya kalah tipis dari FTV Cinta Monyet Pulang Kampung (SCTV), dan mengungguli rerun Intan (RCTI) serta Kisah Unggulan (MNCTV).

Pukul 18.00 WIB, Indosiar menayangkan Calon Ibu Untuk Anakku (CIUA). Sinetron produksi Rapi Films ini dibintangi Stefan William, Della Puspita, dan Temmy Rahadi.

Debutnya kurang baik, di posisi 68 dengan TVR 1,2 dan share 5,8. Tidak mudah bagi CIUA menghadapi Putih Abu-abu (SCTV), Tendangan Si Madun Season 2 (MNCTV), dan Putri Bidadari (RCTI) yang sudah memiliki penggemar.

Promonya muncul terlalu mepet dengan episode perdana, dan kurang gencar. Penghuni slot ini sebelumnya, Abay Anak Ajaib, hanya bertahan seminggu.

Menggantikan Dewi Bintari, MNCTV mulai semalam menayangkan Jagoan Silat. Sinetron produksi MD Entertainment yang diperkuat pemain senior Barry Prima, George Rudy dan Ria Irawan ini menempati posisi 11 dengan TVR 2,7 dan share 11,2.

Angka ini lebih tinggi dibandingkan episode-episode terakhir Dewi Bintari. Apalagi, di jam yang sama ada SCTV Cup yang memuncaki rating dengan TVR 5,4 dan share 23,1. Masih ada kesempatan buat Jagoan Silat untuk lebih mencuri perhatian.

(ray/gur)