Ini Perfoma Tayangan Perdana "Bukan Mawar Tapi Melati" dan Sinema Indonesia

BMTP
TABLOIDBINTANG.COM -

INDOSIAR me-refresh slot primetime mulai Senin (18/3) kemarin.

Pukul 18.00 WIB yang sebelumnya dihuni sinetron komedi anak Tebe dan Kakak Cantik, digantikan oleh sinetron drama dengan konflik keluarga yang kuat berjudul Bukan Mawar Tapi Melati (BMTM). Sementara slot pukul 19.00 WIB yang kemarin diisi sinetron religi Hati-hati dengan Hati, digantikan FTV drama dalam slot Sinema Indonesia.

Bagaimana performanya?

BMTM jelas beda dengan Tebe yang didominasi lawakan slapstick. BMTM full drama dengan ketegangan yang nyaris terjadi di setiap segmen. Melati (Dea Annisa), tipikal karakter utama perempuan yang nrimo, pasrah dan lemah meski diserang antagonis yang tak punya hati nurani; Amara (Indah Kalalo), tantenya, dan Mawar (Enzy Storia), sepupunya.

Adegan-adegan "horor" bertebaran di episode perdana. Mulai Melati diceburkan ke kolam, dikurung di gudang, sampai ditimpuk menggunakan kayu saat terjebak kebakaran oleh tantenya sendiri.

Sayangnya genre ini ternyata belum mampu memikat penonton. Di segmen ALL, tanggal 18 Maret, BMTM hanya menempati posisi 98 dengan TVR 1 dan share 5,2. Belum bisa berkompetisi dengan sinetron lain di jam tayangnya, dan tak lebih baik dari sinetron yang digantikannya.

Debut Sinema Indonesia jauh lebih baik. FTV pertama yang tayang di slot ini berjudul Istri Palsu, yang ceritanya mengingatkan pada telenovela Cinta Paulina. FTV yang diproduksi Mega Kreasi Films (MKF) ini menempati posisi 19 dengan TVR 2,1 dan share 8,5, masih di segmen ALL. Meski TVRnya tidak mampu menyentuh angka 10, Sinema Indonesia menjadi acara nomor 1 di Indosiar.

Jika berpatokan pada Istri Palsu, alur dan tema Sinema Indonesia mirip Sinema Pintu Taubat Siang, yang sama-sama banyak dipasok MKF. FTV drama keluarga yang mengisahkan penderitaan protagonis, lalu ditutup dengan penyesalan karakter antagonis. Bedanya, Sinema Pintu Taubat Siang memakai back song lagu-lagu Islami (kebanyakan Opick), sementara Sinema Indonesia memakai back song lagu pop modern (kemarin menggunakan lagu milik Rossa).

(ray/ade)