TIPS SEHAT: Cara Sederhana Atasi Nyeri di Perut

sakit perut, kesehatan, pengobatan
(Foto:Dok.Ist)
TABLOIDBINTANG.COM -

NYERI di perut bisa disebabkan banyak hal.

Jika salah satu anggota keluarga mengalami nyeri perut, jangan panik. Hal pertama yang perlu Anda lakukan, menanyakan kepada anggota keluarga dari bagian mana rasa nyeri itu berasal.

Lalu, tanyakan adakah kejanggalan ketika buang air besar. Cek apa anggota keluarga yang sakit ini mengalami sesak napas? Jika ya, tanpa bermaksud menakut-nakuti, ada kemungkinan penyakit jantung mengintai.

"Segera konsultasikan kepada dokter. Hal lain yang perlu Anda cermati, apa nyeri ini disertai demam dan penurunan stamina fisik. Nyeri perut jangan dipandang sederhana. Nyeri perut reaksi sekaligus pertanda adanya penyakit besar di dalam organ dalam. Sakit mag hanya salah satu dari sekian banyak penyakit besar yang datang dengan gejala awal nyeri perut," ujar internis dan gastroenterolog Dr. dr. H Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB.

Untuk memastikan kondisi fisik anggota keluarga Anda, lakukan beberapa pemeriksaan medis, yakni pemeriksaan fisik, pemeriksaan laboratorium seperti darah juga feses, pemeriksaan abdomen, peneropongan saluran cerna bawah (kolonoskopi), dan peneropongan saluran cerna atas (gastroskopi) untuk mengantisipasi adanya pendarahan organ bagian dalam.

Nyeri yang datang seketika kerap memicu reaksi dramatis dari penderita. Akibatnya, Anda pun panik dan bingung harus melakukan apa. Jika Anda dan anggota keluarga yang sakit belum berencana ke dokter, Ari menyarankan tujuh langkah sederhana ini sebagai pertolongan pertama:

1. Membalur minyak kayu putih ke perut si pasien untuk memberi efek nyaman.

2. Segera mengganti menu makanan reguler dengan bubur.

3. Hindari makanan yang sulit dicerna dan makanan berlemak tinggi.

4. Hindari makanan yang menonjolkan rasa tertentu seperti pedas yang ditimbulkan dari cabai dan merica. Keduanya mengandung capcaisin (kapsaisin) yang merangsang gerak peristaltik usus lebih agresif. Masuknya kapsaisin berlebih ke dalam lambung memicu diare lebih parah dan menyebabkan perih di ulu hati. Itu sebabnya makanan bercita rasa pedas perlu dihindari.

5. Hindari minuman bersoda. Ia menambah unsur gas yang membuat lambung semakin kembung. Selain itu, kandungan asam pada soda tidak bereaksi dengan baik di dalam tubuh, sehingga bisa menggamggu sistem pencernaan Anda.

6. Untuk sementara hindarilah keju dan cokelat. "Dua kudapan superlezat ini bisa menyebabkan pengosongan lambung lebih lamban. Keju termasuk makanan yang susah dicerna perut. Pada kondisi nyeri, keju dan cokelat untuk sementara sebaiknya dihindari," Ari mengimbau.

7. Kalau sedang nyeri perut, selektiflah memilih buah-buahan. Kalau nyeri berdampak pada susah buang air besar, Ari merekomendasikan pepaya atau melon. Jika nyeri memicu diare, perbanyak makan pisang. Kuncinya, buah disesuaikan dengan kondisi buang air besar si pasien.

(wyn/adm)