Cegah Rasa Tidak Nyaman Menopause dengan Tanaman Rempah

salah satu tanaman rempah
Salah satu tanaman rempah
TABLOIDBINTANG.COM -

TIDAK hanya sehat bagi tubuh dan digunakan di dunia kecantikan serta untuk memasak, rempah-rempah memiliki manfaat tambahan bagi wanita.

Menopause merupakan fase normal dalam kehidupan setiap wanita. Ini mincul ketika ovarium tidak lagi memproduksi sel telur setiap bulan, menstruasi terhenti dan tidak lagi reproduktif.

 Banyak yang tidak mengetahui bahwa menopause adalah saat dimana wanita mengalami siklus menstruasi untuk terakhir kalinya sampai dengan jangka waktu 12 bulan.

Pada fase menopause, wanita menghadapi reaksi yang berbeda. Dan yang pasti tidak nyaman rasanya. Untuk mencegah rasa tidak nyaman menjelang menopause dapat dilakukan dengan penggunaan tanaman rempah untuk mengatasinya.

Tanaman rempah yang digunakan bervariasi antara lain daun sage dan akar shatavari.

Daun sage (Salvia officinalis) telah digunakan di eropa selama berabad-abad sebagai bumbu dapur dan keperluan pengobatan. Ini merupakan rempah yang memiliki rekor terbaik dalam mengobati gejala menopause.

Sedangkan akar shatavari (Asparagus racemosus) merupakan tonik yang terkenal untuk meningkatkan seks wanita di Ayurveda. Rempah ini bentuknya mirip dengan sayuran asparagus. Sebuah penelitian menemukan bahwa akar shatavari ini membantu mengurangi tingkat stress wanita ketika berada dalam fase menopause ini.

Cohosh Hitam (Cimicifuga racemosa) juga mengurangi rasa nyeri dan keram pada bagian di sekitar perut. Manfaat lain dari rempah ini sekaligus menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh dan tekanan darah.

Anda yang akan atau sedang berada dalam fase menopause dan mengalami gejala-gejala yang kurang nyaman bagi tubuh, dapat mengonsumsi tanaman rempah tersebut agar merasa tetap segar dan bugar.

(tika/gur)