Kadar Oksigen Rendah Dalam Tubuh Tingkatkan Resiko Penyebaran Tumor Kanker Payudara

kankerpayudara
TABLOIDBINTANG.COM -

BAGI penderita kanker payudara, menjaga kadar oksigen yang cukup dalam tubuh dapat menjadi faktor krusial.

Dalam penelitian di University of John Hopkins, ditemukan bahwa kadar oksigen rendah dalam tubuh dapat meningkatkan produksi protein yang berhubungan dengan pertumbuhan tumor.

Sama halnya dengan kanker paru-paru, tulang dan hati, kanker payudara sulit untuk diobati, sebab tumor cenderung berpindah dari tempat pertama kali ditemukan.

Untuk berpindah seperti ini, diperlukan perubahan dari dalam tubuh yang memfasilitasi, yang dikenal dengan nama metasis. Ini proses biologis di mana sel kanker berpencar dan menyerang jaringan di dekatnya.

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences ini menemukan, bahwa sel kanker mampu memanfaatkan kondisi biologis tubuh melalui keadaan darurat saat menghadapi hypoxia atau kondisi kekurangan oksigen. Saa itu tubuh meningkatkan produksi protein RhoA dan ROCK1, yang terkait dengan pertumbuhan kanker payudara, demikian dilaporkan Medical daily, Senin (30/12).

Gregg Semenzam, profesor dan ahli yang turut terlibat menyatakan, "Saat sel tumor bertambah jumlahnya, interior dari tumor mulai kehabisan oksigen karena tidak diberi asupan oleh pembuluh darah," jelasnya.

"Kekurangan oksigen mengaktifkan faktor hypoxia-inducible yang merupakan pengaturan utama protein yang dapat menghidupkan gen-gen yang mampu beradaptasi terhadap keterbatasan oksigen," tambahnya.

Dijelaskan, bahwa peneliti telah berhasil mengurangi mobilitas sel kanker payudara dengan menggunakan kiat genetika untuk menghentikan faktor hypoxia-incudible ini. Diharapkan penemuan ini, dapat memberikan efek yang signifikan dalam menghentikan produksi RhoA dan ROCK1 serta mencegah metasteses pada wanita dengan kanker payudara.

(tika/yb)