KPAI Minta Dul Tidak Dipenjara dan Rekomendasikan Penghapusan Penjara Anak-anak


KPAI Minta Dul Tidak Dipenjara dan Rekomendasikan Penghapusan Penjara Anak-anak

Dul ahmadDhani SEN
DUL (Seno/Bion)
TABLOIDBINTANG.COM -

 KOMISI Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta anak di bawah umur tidak dimasukkan ke dalam penjara, termasuk Abdul Qadir Jaelani atau Dul, tersangka kecelakaan maut Tol Jagorawi, Minggu (8/9) dini hari lalu.

Hal itu karena ketika masuk ke dalam penjara kemungkinan besar anak jadi tidak baik. Dari yang awalnya tidak menggunakan narkoba, di penjara bisa jadi memakai narkoba. Begitu juga dengan jenis kejahatan lainnya.

"Anak dipenjara seringnya terjadi kekerasan di dalam penjara, jadi pengguna narkoba, merampok, dan yang lainnya. Kondisi lingkungan penjara belum baik untuk anak," kata Ketua Pengawasan KPAI, M. Ihsan di Hotel Borobudur,Jakarta, Selasa (10/9) malam.

Saking tidak setujunya KPAI anak dipenjara, lembaga negara yang fokus pada pemberian perlindungan anak tersebut merekomendasikan penjara anak dibubarkan.

Kejahatan yang dilakukan anak sebaiknya diselesaikan melalui mekanisme rehab, bukan memasukkannnya mereka ke dalam penjara.

"KPAI minta bubarkan penjara anak. Kalau mau rehabilitasi aja. Penjara itu beda dengan rehabilitasi," tuturnya

(man/gur)