Kesibukan Imelda Therinne Jelang Pernikahan


Kesibukan Imelda Therinne Jelang Pernikahan

IMELDA-THERINEPACAR-02-HONO
Imelda Therine & Aldijan Diah (Hono/BI)
TABLOIDBINTANG.COM -

TAHUN depan kita tak akan melihat akting Imelda Therinne (27) atau akrab disapa Imel, seperti di film Rumah Dara dan I Know What You Did On Facebook. Awal Januari 2011, Imel berencana melanjutkan studi S2 ke London, Inggris.

Namun, sebelum pergi, Imel akan meresmikan hubungannya dengan sang kekasih, Aldijan H.M. Diah atau Aldy, ke pelaminan pada 7 Agustus 2010 ini.

Dalam 1,5 bulan terakhir Imel benar-benar disibukkan oleh segala persiapan pernikahan. Dari suvenir, undangan, katering, sampai gedung. Sampai-sampai rela meninggalkan sejenak rutinitas di dunia hiburan. Dia bertekad, seminggu sebelum hari H, semua sudah beres.

“Sebenarnya sih ada WO. Tapi kan balik lagi kami yang menentukan. Harus milih ini itu. Belum lagi dekorasi. Tergantung approve dari aku. Mantap deh capeknya. Ternyata enggak segampang yang aku pikir. Mama sampai bilang, nanti kalau mau cerai aku harus pikir dua kali dulu, persiapannya saja sudah ribet kayak gini,” ungkap Imel yang lahir di Jakarta, 19 Mei 1982 yang dihubungi lewat telepon.

Menggunakan adat Padang, dua ribu lebih tamu undangan diperkirakan akan datang dalam resepsi pernikahan yang digelar di Hotel Le Meridien Jakarta pukul 19.00 WIB. Sementara akad nikah dilaksanakan pukul 14.00 WIB.

“Tadinya, akad dulu, Oktober baru resepsi. Tapi mama mengingatkan aku mau S2, ya sudah akhirnya ngalah deh. Jadi, digabung saja semua,” kata Imel. Karena pernikahan ini, Imel terpaksa menunda keberangkatan ke London.

“Harusnya akhir Juli ini aku sudah berangkat ke London, tapi setelah pacar aku purposed Mei kemarin, semua rencana akhirnya berubah. Ke London aku undur jadi Januari tahun depan,” sambung model klip “Semusim” (Marcell) dan “Kekasih Gelapku” (Ungu).

Adat Padang dipilih Imel dan Aldy menyesuaikan keluarga besar Imel. Tiga kali ganti baju pun dilakoni Imel. Dari baju rancangan Sapto Djodjokartiko (akad), Elly Kasim (adat Padang), dan Didit Hediprasetya (after resepsi).

“Akad nikah pakai kebaya muslim biar khidmat. Resepsi adat Padang, karena aku anak pertama. Keluarga kami juga besar. Ribet memang sih. Aku pakai sunting di pelaminan. Malamnya, lebih anak mudalah,” terang Imel.

Mengenai terpilihnya tanggal 7, menurut Imel, tanpa ada hitung-hitungan, seperti perhitungan Cina atau Jawa.

“Orangtuaku bilang tanggal 7, dan pacarku langsung setuju. Kebetulan ulang tahun dia juga. Lagi pula ngejar bulan puasa biar bisa (puasa) bareng. Ya sudah langsung dikerjain saja. Tanpa pikir panjang lagi. Jadi enggak ada hitung-hitungan tanggal,” kata Imel.

(ind/gur)