Saat Berlibur, Mandala Shoji Mengajari Anak Mencintai Alam


Saat Berlibur, Mandala Shoji Mengajari Anak Mencintai Alam

mandala-shoji-marida-denova-buah-hati
Mandala Shoji, Istri "Marida Denova" dan Buah Hati (Panji/BI)
TABLOIDBINTANG.COM -

Sejak dianugerahi seorang putri cantik tahun lalu, Mandala Shoji (29) secara perlahan menjadi sosok ayah yang mengerti kebutuhan keluarga.

Bukan hanya urusan nafkah dan masa depan si anak, Mandala dan istrinya, Marida Denova, juga berusaha merangkai hari-hari penuh kebahagiaan untuk sang buah hati, Zara Khansa Aqila. Salah satu caranya dengan memboyong seluruh keluarga pergi berlibur.

Mandala termasuk pria yang menganut prinsip liburan berkualitas. Artinya, bujet dan tempat liburan harus sebanding dengan pengalaman yang didapat bagi keluarganya. Ada kalanya, liburan tak perlu mengeluarkan biaya tinggi, tapi tetap bisa melukis senyum di wajah semua anggota keluarga.

“Saya juga mempertimbangkan waktu. Saya tidak bisa liburan berhari-hari karena kesibukan yang padat. Selain syuting saya juga sedang merintis usaha di bidang properti dan travel, jadi perlu konsentrasi lebih,” tutur Mandala. “Nah, karena putri saya belum bisa ditinggal, jadi dia mengikuti jadwal kerja saya. Bangun pagi, pulang malam hari. Kadang-kadang kasihan melihatnya. Inilah yang membuat saya ingin mengajaknya liburan, sekalian kado ulang tahun untuk dia,” kata Mandala sambil menyebut putrinya baru saja berulang tahun yang pertama, 19 April lalu.

Sebagai ayah, Mandala kepengin mengajak anak dan istri menikmati nuansa alam pedesaan. Yang menjadi alasan utama, agar si kecil bisa mengenal dan mencintai alam. “Lagi pula, di tempat yang bernuansa alam, banyak aktivitas yang bisa dilakukan. Itu berguna untuk pertumbuhan tulang dan ototnya,” imbuh Mandala.

Tadinya, Mandala membayangkan pergi ke kawasan Puncak, Jawa Barat. Udara sejuk nan segar ditambah nuansa pegunungan dirasa pas untuk relaksasi setelah hampir satu bulan bergelut dengan pekerjaan. “Tapi, ketika menyebut Puncak, yang terbayang kemudian macet setiap akhir pekan. Dari hasil tanya teman kanan-kiri, Mandala mendapat rujukan berlibur di sebuah resor yang letaknya tak jauh dari Puncak.

Selain pemandangan pegunungan, resor tersebut juga menyediakan wahana permainan seperti flying fox, memancing, ATV, hingga berkebun. “Wahana seperti ini yang saya butuhkan untuk perkembangan Zara. Lagi pula, lokasi ini sama sejuknya seperti Puncak,” ujar Mandala.

Ia mengaku, untuk berlibur membawa anak dan istri, belum berani ke lokasi yang jaraknya jauh. Kasihan si kecil, bisa kecapekan di jalan. Pergi liburan kali ini pun, Mandala menyiasati bagaimana caranya agar si kecil tetap nyaman ketika bepergian dan tidak rewel di mobil.

“Sebelum pergi, mobil saya rombak. Di dalamnya saya taruh kasur dan mainan, agar dia tidak bosan dan merasa nyaman,” ceplos Mandala. Trik itu rupanya jitu. Saking sibuknya bermain, si kecil tidak merasakan perjalanan yang memakan waktu sekitar 2 jam. Di perjalanan, Mandala dan istri bergantian memberi informasi dan mau bermain apa saja di tempat liburannya nanti. Cara ini manjur untuk menumbuhkan rasa penasaran si kecil tentang tempat yang akan didatangi.

Benar saja, sejak turun mobil, Zara antusias bermain di sana. Ia tak takut diajak sang ayah bermain ATV atau memancing. “Dia excited sekali. Lihat sendiri kan, dia tidak menangis dari tadi karena saking senangnya main di sini. Bahkan, ketika saya ajarkan dia memegang ikan hasil pancingan, dia tidak takut lho,” beber Mandala.

Ia bahagia, putrinya tumbuh aktif dan pemberani.Jiwa aktif si buah hati telah lama diperhatikan Mandala. “Saya mengajarkan agar dia tidak takut dengan benda asing, termasuk binatang. Makanya ketika pegang ikan dia berani. Ada rusa, saya ajarkan dia untuk tidak takut berinteraksi dengan binatang,” sebut Mandala. 

( jul/yb)