Kembali Berakting, Cynthia Maramis Tak Lagi Mencari Nama, Tapi Penghasilan


Kembali Berakting, Cynthia Maramis Tak Lagi Mencari Nama, Tapi Penghasilan

Cynthia Maramis
TABLOIDBINTANG.COM -

CYNTHIA Maramis (44) dikenal sebagai pemain sinetron dan penyanyi pada era ‘80-an. Sejumlah judul sinetron memasangnya: Untukmu Segalanya I dan II, Senja Makin Merah, Sebuah Permintaan, Takdir, Kupu-kupu Kertas, Kasih Tiada Batas. Suaranya yang bulat dan indah juga telah menghasilkan beberapa album: Air Mata Rindu, Tinggal Satu Bulan, Perasaan Wanita. Juga sebuah album rohani bertitel Hanya Yesus Yang Kuperlu.

Tak mau terus-terusan hidup sendiri, pada 1998 Cynthia menarik diri dari dunia hiburan. Berkahnya, dia kemudian menikah dengan Adrian Tapada, SE, dan dikaruniai tiga putra: Samuel (7), Joseph (5), dan Avraham (1,5). Bersama keluarganya, dia tinggal di sebuah apartemen mewah di kawasan Jakarta Barat.

Dua belas tahun kemudian, Cynthia kembali lagi ke dunia hiburan lewat perannya sebagai Farida dalam sinetron Kesetiaan Cinta (SCTV), hanya 52 episode. Sementara, oleh MD Entertainment, dia dikontrak eksklusif 300 episode.

“Sebenarnya saya enggak pernah janji untuk meninggalkan dunia sinetron. Kalau dulu saya konsentrasi pada sinetron terus, saya bisa enggak kawin-kawin, hahaha. Pada waktu saya hamil, melahirkan, hamil, melahirkan, saya enggak ada waktu untuk berkarier. Tapi niat untuk berkarier lagi sih ada. Dan suami mendukung,” buka Cynthia, meluruskan kabar dirinya benar-benar meninggalkan dunia hiburan.

“Sekarang anak saya paling kecil sudah bisa ditinggal. Saya juga punya lebih banyak waktu. Jadi kenapa enggak main (sinetron) lagi. Apalagi punya bakat yang bisa dikembangkan dan menghasilkan pula,” tambah dia.

Sama seperti aktris senior lain yang comeback, Cynthia kaget dengan sistem kerja stripping yang nyaris tak mengenal waktu. Paling cepat pulangnya subuh.

“Dulu weekly, sekarang stripping. Semuanya sekarang dipercepat. Ini pengalaman baru buat saya,” buka wanita cantik kelahiran Jakarta, 4 Juni 1966 ini.

Berhadapan dengan artis-artis yang jauh lebih muda, macam Laudya Cynthia Bella, Fendy Chow, dan Kirana Larasati tidak membuat Cynthia inder.

Hanya saja, pemilik nama lengkap Cynthia Peggy Maramis ini menyayangkan sikap segelintir pemain muda yang terkesan kurang menghargainya. Bahkan, meragukan kemampuannya sebagai aktris andal.

“Ada yang cukup baik dan menghargai saya. Tapi ada juga yang enggak kenal saya. Mungkin dulu pas saya 12 tahun absen, mereka masih kecil. Sempat sih saya dicueki di lokasi. Saya tegur, dia enggak menegur balik,” sesal Cynthia.

Untungnya, Cynthia enggak mudah tersinggung. “Saya anggap biasa saja. Enggak usah marah atau tersinggung. Lebih baik diam saja. Dihargai, terima kasih. Enggak dihargai, tenang saja,” ucap Cynthia, yang terlihat lebih segar dengan potongan rambut pendeknya. Ini dia satu nilai plus pemain senior. Bukan popularitas yang dikejar Cynthia.

“Saya enggak lagi mencari nama. Sinetron buat saya dunia yang menghasilkan. Jadi, saya di sini sebenarnya selain ingin punya penghasilan, juga ingin lebih mewarnai dunia akting di Indonesia. Dari dulu saya diingatkan, apa pun yang terjadi, jangan meninggalkan dunia akting. Saya aset dan sampai tua rasanya ingin tetap di sinetron. Ya, setidaknya bisa untuk tabungan anak-anak di masa depan,” ujar sulung dari lima bersaudara pasangan Hendrick Maramis-Bertha Pauline Huppe.

Oh iya, saat kali pertama syuting, ada yang mengatakan, Cynthia main sinetron lagi lantaran rumah tangganya sedang bermasalah. “Enggak sih. Yang pasti saya sangat sadar talenta yang saya miliki bisa juga menghasilkan,” bantahnya.

(ind/gur)