Jantung Istri Lukman Sardi Membengkak dan Melemah Saat Bersalin

lukman-sardi-dan-istri-markuat-bi
Lukman Sardi dan Istri "Pricilia Pulunggono" (Markuat/BI)
TABLOIDBINTANG.COM -

Pada 15 Mei silam Lukman Sardi (40) dikaruniai putra kedua, Akira Deshawn Yi Obelom Sardi. Proses bersalin si bungsu rumit. Dua nyawa dipertaruhkan di ruang gawat darurat.

Putra kedua Lukman sempat mengalami fase kritis berjam-jam. Detak jantungnya tidak stabil. Volume trombosit terjun bebas sementara sel darah putih berkembang tak terkendali. Dua minggu lamanya, Lukman tersiksa di antara sedih dan bahagia.

Rencana semula, Pricilia Pulunggono ingin melahirkan normal. Karena posisi bayi sungsang, Lia, begitu ia disapa, menempuh operasi caesar. Lia mengalami kelainan darah. Setiap mau melahirkan, harus melakukan transfusi darah karena hemoglobin rendah. Pada kehamilan kedua, kelainan darah ini merembet ke area jantung yang mengakibatkan jatungnya membengkak dan lemah.

“Pada saat melakukan transfusi, pompa jatung tidak bekerja maksimal. Cairan tubuh merembet ke mana-mana termasuk menggenangi ke paru-paru. Lia sesak napas. Rencana melahirkan 14 Mei. Tapi karena tanggal 13 sesak napas, tak mungkin melakukan caesar tanggal 14,” ujar Lukman di Puri Kembangan, Jakarta. Cairan yang menggenangi sejumlah organ vital harus dikeluarkan.

Pada saat bersamaan, kondisi bayi melemah dalam kandungan. Penampang tali pusar Lia ke bayi kecil. Ini menyebabkan asupan makanan yang masuk ke tubuh bayi kurang. Bayi mengalami stres di dalam kandungan lalu buang air besar di dalam.

Akibatnya air ketuban terkontaminasi kotoran sehingga berwarna kehijauan. Akira sesak napas. “Begitu si kecil keluar, langsung dimasukkan ke ruangan khusus untuk diberi oksigen di ICU,” kenang Lukman dengan raut serius. Masalah tidak berhenti sampai di sini. Sehari usai operasi caesar, giliran kondisi Lia anjlok. Menurut diagnosis dokter, selepas bersalin, cairan yang diproduksi tubuh meningkat.

Sementara jantung terus melemah. Lagi-lagi, cairan tubuh merembet ke mana-mana. Tim medis  melakukan pemeriksaan. Ternyata terjadi infeksi berat di sistem pencernaan. Ini terjadi karena pada saat bersalin, Lia tidak dalam kondisi fit 100 persen. Lukman stres. Dua yang tersayang menginap di ICU.

Tekanan bertambah berat tatkala dokter meminta peraih Citra Pemeran Pendukung Pria Terbaik 2007 ini tidak menginformasikan kondisi si kecil kepada istri. “Takutnya, pikiran berat akan membuat kondisi Lia makin terpuruk. Saya menanggung beban sendiri. Kalau Lia bertanya, saya bilang anak kita baik-baik saja. Hanya perlu dirawat intens,” paparnya panjang. Dengan alasan butuh perawatan intens pula, Akira harus dipindahkan ke sebuah rumah sakit di Tangerang.

(wyn/adm)