Tatjana Saphira: Jadi pemeran Utama Setelah 5 Kali Gagal Kasting!


Tatjana Saphira: Jadi pemeran Utama Setelah 5 Kali Gagal Kasting!

TATJANA SAPHIRA 11 RYAN
Tatjana Saphira (foto: Ryan/BI)
TABLOIDBINTANG.COM -

 

RISING star yang paling dibicarakan bulan ini, Tatjana Saphira (16).

Baru membintangi dua film dan keduanya dirilis Agustus 2013.

Menjadi lawan main sepadan bagi Nirina Zubir dalam Get M4rried (GM4) serta tampil penuh chemistry bersama Adipati Dolken di Crazy Love (CL). Garis kecantikannya perpaduan konsep ayu Jerman, Padang, dan Jawa. Perlahan, aktris kelahiran 21 Mei ini mencuri hati penikmat film dan televisi. Mungkin, Anda salah satunya. 

GM4 dan CL dirilis hampir bersamaan. Sebenarnya, tidak ada unsur kesengajaan. Syuting CL dimulai Februari 2013 dengan proyeksi untuk diedarkan di bioskop Mei. Menjelang hari-H dilakukan koreksi jadwal tayang menjadi 22 Agustus 2013.

“Tidak disangka pertengahan tahun saya lolos kasting GM4 yang memang untuk tayang jelang Lebaran. Memerankan Sophie, menggantikan posisi Kimberly Ryder,” beri tahu Tatjana ketika berkunjung ke studio Bintang, Rabu (21/8).

Tatjana menggambarkan perjalanannya menuju layar lebar melewati sejumlah kegagalan. Untuk tampil dalam CL misalnya, Tatjana lima kali menelan pil pahit di ruang kasting.

Tidak jarang ketika proses kasting menyisakan dua kandidat, manajer kasting menghubungi saya seraya berujar, “Maaf ya, lain kali kami pasti menghubungi kamu untuk membahas kemungkinan kasting film lain.” Mendengar kabar (penolakan) ini, Tatjana berusaha legawa. Tak sakit hati. Ini hanyalah kesempatan yang tertunda.

Yang terpenting, menjaga semangat. Kalau tidak terpilih, berarti belum rezeki. Tatjana menganut prinsip, untuk mencapai mimpi tinggi, butuh semangat yang jauh lebih tinggi untuk mewujudkannya. Itu terjawab ketika Olive (karakter utama CL-red) menjadi jodohnya.

Di ruang kasting CL, Tatjana dipertemukan dengan Adipati. Ketika memainkan adegan berdua, Guntur Soeharjanto (sutradara) dan tim kasting merasakan chemistry yang kuat. Keduanya menjalani screening test, reading, dan syuting 13 hari. Proses berlangsung cepat.

“CL film pertama saya setelah lima kali kasting dan gagal!” kenang Tatjana. Kendala pertama kali syuting layar lebar, rasa grogi dan enggan berhadapan dengan orang yang baru dikenal.

Sebenarnya, bertemu lawan main yang belum dikenal bukan hal baru buat Tatjana. Dulu ketika membintangi sinetron Bulan Di Atas Mentari, putri pasangan Joachim Hartmann-Ade Andriani juga berhadapan dengan senior Marcell Chandrawinata, Fendy Chow, Primus Yustisio, serta Feby Febiola yang baru dikenal.

Sayangnya, rating sinetron yang kali pertama mengudara pada 24 Oktober 2011 itu tidak bagus. Hanya bertahan sebulan di layar kaca. Kenyataan ini tidak membuat semangat mengendur.

Syuting Bulan berlangsung ketika penyuka warna biru itu kelas 3 SMP. Ia sedang menghadapi Ujian Nasional (UN). “Mungkin, ini cara Tuhan mengajari saya membuat skala prioritas. Tuhan mau saya konsentrasi UN dulu, baru melanjutkan karier,” begitu Tatjana mencoba berpikir positif.

(wyn/adm)