Dulu Album Krisdayanti Terjual 450.000 Kopi, Sekarang 5.000 Saja


Dulu Album Krisdayanti Terjual 450.000 Kopi, Sekarang 5.000 Saja

krisdayanti-dulu-dan-sekarang
TABLOIDBINTANG.COM -

ANDA boleh menyebut Krisdayanti (KD) Sang Ratu, eh, Diva Sensasi. Diawali dengan episode panjang perceraian dengan musisi berbakat Anang Hermansyah sampai dengan kisah cintanya dengan Raul Lemos.

Kisah ini seolah mengulang kisah penyanyi seksi Reza Artamevia. Percerainnya dengan Adjie Massaid diwarnai konflik panjang dan isu affair dengan pejabat publik. Setelah itu, Reza yang digadang-gadang the next diva ambruk.

Akankah karier KD (yang telah disebut diva) ambruk (juga)?

Menjawab pertanyaan di atas, kami berdiskusi dengan pengamat musik Bens Leo yang juga dipercaya menangani promosi album terakhir KD, Aku Wanita Biasa.

Menurut Bens, album Aku Wanita Biasa dirilis akhir 2009, persis saat bom waktu dalam biduk rumah tangga sang diva meledak.

“Album itu terhenti karena kasus perceraian mereka. Anang meminta promo album dihentikan. Dia tidak mau promo album dengan KD karena sedang berkonflik. Tidak disangka, konflik berujung perceraian. Inilah penjualan album terburuk KD dalam sejarah kariernya,” terang Bens.

Untuk penyanyi setangguh KD, penjualan album bisa dimulai dengan melepas 10.000 kopi di minggu pertama. Khusus untuk Aku Wanita Biasa, dirilis 5.000 kopi saja. Padahal, enam tahun silam, album keempat KD diganjar triple platinum (terjual 450 ribu kopi-red).

“Ya segitu saja penjualan albumnya. Isu perselingkuhan dan perceraian mengacak-acak karier KD. Padahal, pembuatan klip Aku Wanita Biasa butuh bujet 150 juta. Jangan tanya balik modalnya,” sambung Bens.

Bens mengenang, KD gagal membentuk imej baru setelah perceraiannya. Ia bersinergi dengan Maia Estianty untuk “melunturkan” imej divanya. Maka dirilislah singel pop dengan aransemen lebih chic dan simpel, Kamu Di Hatiku Selamanya. Nyatanya, singel ini gagal bergema.

“Maia sendiri bilang pada saya, susah memudarkan imej diva,” imbuh Bens.

Imej diva erat dengan mahal dan glamor. Usai bercerai, tidak mungkin bagi KD untuk tetap tampil dengan imej dan honor mahal. Jika KD nekat dengan standar diva, nafas kariernya tidak akan panjang. Karenanya, Kamu Di Hatiku Selamanya dirilis untuk menampilkan citra KD yang lebih membumi.

Pertanyaannya, setelah dihujat massa berapakah honor KD sekarang?

“Kalau turun itu wajar. Saya tidak tahu berapa. Di masa kejayaannya, KD diyakini menerima lebih dari 100 juta sekali show. Apalagi periode 2000 sampai 2005. Itu masa keemasan KD. Inul yang kala itu masih pendatang baru di dangdut (2003) saja dibayar 80 juta. KD bisa sampai 100 jutaan. Apalagi KD tidak bermain di area kampus, melainkan event produk-produk besar dan televisi. Sekarang, KD harus berjuang pula melawan pendatang baru. Shandy Sondoro saja, honornya bisa mencapai 90 juta,” demikian Bens membocorkan.

(wyn/gur)