Perjalanan 1000 Episode Cinta Fitri: Gonta Ganti Penulis, Pemain, Lagu Tema dan Stasiun TV


Perjalanan 1000 Episode Cinta Fitri: Gonta Ganti Penulis, Pemain, Lagu Tema dan Stasiun TV

CF1-shiren-wisnu
Wisnu-Shireen masih cupu di CF1
TABLOIDBINTANG.COM -

MELIHAT kesuksesan RCTI dengan sinetron harian macam Liontin, Cincin dan Intan yang diproduksi SinemArt, membuat SCTV tergoda menayangkan stripping non-Ramadhan.

SCTV LALU menggandeng MD Entertainment untuk penayangan sinetron harian non-ramadhan.

Putri judul pertama sinetron stripping di SCTV. MD memakai Thalita Latief sebagai pemeran utama, didampingi Desy Ratnasari, Gary Iskak, Rezky Aditya dan Fandy Christian.

Rating sinetron yang tayang perdana 29 Januari 2007 tak begitu bagus, ketika dipertengahan masuk Ari Wibowo dan Luna Maya ratingnya tak kunjung naik. Sinetron yang saat itu tayang pukul 21.00 WIB itu akhirnya hanya tayang Sabtu dan Minggu.

Mulai 26 Maret 2007, Cinta Fitri hadir mengisi slot Putri. Waktu itu tayangnya hari Senin-Jumat. Cukup susah buat Shireen Sungkar dan Teuku Wisnu yang saat itu bukan siapa-siapa bersaing head to head dengan sinetron Wulan (RCTI) yang dibintangi Dhini Aminarti dan Giovani L. Tobing.

Sebulan pertama rating Cinta Fitri memprihatinkan.

Meski tak pernah diakui pihak MD Entertainment, kemiripan Cinta Fitri dengan drama Korea Pure 19 tak terelakkan. Sebelum CF tayang, saya menonton draKor Pure 19 lewat DVD hingga tamat. Hal ini salah satu alasan yang membuat saya tertarik menonton CF1. Banyak adegan copy paste.

Anda ingat saat Fitri ketakutan saat pertama bertemu Farel, karena Fitri mengira Farel memintanya melepas baju, padahal Farel meminta Fitri melepas sepatunya yang dipakai Fitri?

Atau, saat Kayla (waktu itu masih diperankan Fanny Ghassani) menggunting dasi Aldo? Semua adegan CF1 itu ada di draKor Pure 19, yang dibintangi pemeran Geum Jan Di di Boys Before Flowers.

Aslinya, Pure 19 multi konflik. Semua tokoh punya porsi imbang. Namun melihat rating sebulan pertama CF yang terbilang parah, cerita pun difokuskan pada masa pedekate Fitri-Farel.

Alur dipercepat, tokoh sampingan nyaris tidak nampak. Strategi berhasil, rating naik.

Jam tayangnya yang terbilang malam (pernah ngaret hingga 22.30) tak menghentikan Pe-Cinta Fitri untuk menyaksikan kemesraan Fitri-Farel. Rating naik, CF pun tayang setiap hari.

Rating yang stabil membuat Manoj Punjabi, produser, mencetuskan ide untuk menjadikan CF sinetron ber-season. Meski sempat diragukan, SCTV akhirnya mengamini ide ini.

CF-3Berakhir pada 22 November 2007, slot CF diisi Cinta Indah (Multivision) yang melambungkan nama Sandra Dewi. Rating Cinta Indah yang ternyata memuaskan membuat CF break cukup lama. CF2 baru rilis pada 8 Maret 2008. Hasilnya? Episode 1 langsung menduduki rating peringkat 1.

Hambatan mulai melanda CF saat Hilman Hariwijaya, penulis skenario memutuskan keluar. Kreator lupus ini menangani CF sejak lahir (meski di credit title CF1 Hilman memakai nama samaran Sabrina Firdaus). Selama di MD, Hilman juga melahirkan sinetron sukses seperti Melati Untuk Marvel dan Suci yang bertahan lebih dari 200 episode.

CF4, yang lebih dikenal dengan CF Ramadhan tak lagi dipegang Hilman. Lintang Wardani menggantikan posisi penulis scenario. Lintang pernah menulis Siapa Takut Jatuh Cinta (jiplakan Meteor Garden yang dibintangi Leony, Indra Bruggman dan Roger Danuarta) juga stripping Wulan (Dhini Aminarti) dan Kasih (Nabila Syakieb) yang menembus 100 episode.

CF6Di tangan Lintang, CF relatif aman. Tak bisa dipungkiri, sisi romantis CF berkurang. Pemirsa justru lebih banyak dihadapkan pada adegan menegangkan. Toh ciri khas ini tak lantas membuat rating drop, tetap stabil di top 3.

Putusnya kerjasama MD-SCTV pada November 2010 membuat CF pindah ke Indosiar. Di sini perjalanan karakter asal Wonogiri ini mulai terseok-seok. Bahkan sempat keluar dari 50 besar rating dengan share kurang dari 10. Penulis diganti lagi. Nama Lintang hilang, hanya “Tim MD” yang tertera dalam credit title penulis skenario.

Ganti Lagu Tema

Atas Nama Cinta, lagu milik Rossa yang diciptakan Melly Goeslaw setia menjadi opening dan closing song CF dari season 1. Di season 5 (sekitar Februari 2010), closing song diganti lagu Cinta Kita yang dibawakan Shireen Sungkar dan Teuku Wisnu. Saat itu mereka belum jadian dan masih punya gandengan masing-masing. Lagu itu cukup melejit. Duet ini membuahkan penghargaan InBox Awards dan Indosat Awards untuk kategori duet favorit.

Banjir penghargaan

CF memenangkan penghargaan Program Paling Ngetop SCTV Awards 3 tahun berturut-turut, 2008, 2009 dan 2010. CF tidak jago kandang. Panasonic Awards yang sebelumnya didominasi program RCTI selaku tuan rumah, ditaklukkan. Drama Seri Terfavorit 2009-2010 diraih CF. Bahkan di tahun 2009, Wisnu dan Shireen sukses mengalahkan jagoan RCTI macam Dude Harlino dan Naysilla Mirdad. MURI pun mengganjar CF sebagai sinetron terpanjang bertepatan dengan ending musim ke-5 tepat di episode 777.

Pemain yang datang dan pergi

Dari 1000 episode, bongkar pasang pemain wajar. Karakter Kayla yang aslinya dimainkan Fanny Ghassani, digantikan Nuri Maulida di akhir season 2. Karakter Hutama yang meninggal di season 3, membuat Boy Tirayoh tak lagi mengisi CF.

CF-6-Paling sedih, saat Ida Kusumah meninggal. Pemeran Oma ini meninggal di 2 episode jelang ending season 6.

Jonathan Frizzy, Oka Antara, Mike Lewis, Teuku Ryan, Revand T. Narya, Rizky Hanggono, Randy Pangalila, Andrew Andika, El Manik dan Silvana Herman juga sempat mewarnai perjalanan Cinta Fitri.

Ending yang dinanti

Jelang ending, MD membuka kuis buat pemirsa untuk menentukan akhir kisah Cinta Fitri. Berkali-kali ganti penulis, apakah penulis saat ini bingung harus bagaimana menentukan akhir CF sampai diadakan sayembara?

Sepuluh karya terbaik mendapatkan souvenir dan diundang di syukuran 1000 episode. Pemenang kebanyakan berumur belasan tahun, 1 ibu rumah tangga dan saya.

Bagaimana pun, buat rakyat jelata seperti saya, 1000+ episode CF hiburan gratis menemani istirahat malam. Semoga CF berakhir bahagia. Mengutip dialog yang sering diucapkan Fitri dan Farel: It’s always, Cinta Fitri-Farel is the best.

(ray/gur)