'Indonesia's Got Talent' Mulai Menebar Pesona


'Indonesia's Got Talent' Mulai Menebar Pesona

IGT
TABLOIDBINTANG.COM -

SETELAH serangkaian episode audisi terakhir di hadapan juri, Sabtu 25 September 2010 lalu, Indonesia's Got Talent (IGT) yang ditayangkan Indosiar memulai babak baru. Dari 250 peserta dengan jawaban “yes”, hanya 48 peserta yang berhak lanjut ke babak berikutnya yang disebut tahap Semifinal Show Indonesia's Got Talent.

Untuk tahapan ini, Indosiar menyiarkannya secara langsung dari studio 5 Indosiar. Pada episode perdananya, IGT menampilkan 8 kontestan bersaing: Lucky Family Band, Vivi Nur Afiah, Capoeira Bali Mixing, Elnoe Budiman, Waysy, Tara, Ajay, dan Young Boys, yang datang dengan beragam talenta.

Salah satu penampil yang sudah kami perhatikan sejak awal, adalah drummer cilik Elnoe Budiman. Pertama, karena dia menampilkan bakat bermain drum juga, seperti dilakukan JP Milenix (Indonesia Mencari Bakat, Trans TV). Hanya saja, usia Elnoe terbilang sangat-sangat kecil dibandingkan JP. Bocah lelaki itu baru berusia 3,5 tahun!

Kami sempat meragukan Elnoe. Rasanya, dengan usia balitanya itu, dia tidak akan mampu memahami kompetisi sekelas IGT yang menuntut komitmen dan perjuangan keras. Dan tidak hanya kami yang sempat meragukan bocah yang pada setiap penampilannya didampingi sang ayah.

Salah satu juri, Ria Irawan juga menyampaikan keraguannya. Bolehlah Elnoe bisa menggebuk drum, tetapi apakah dia mampu berkembang?

Keraguan kami dan Ria pupus setelah menyaksikan penampilan Elnoe di babak semifinal. Ketika memainkan lagu “Siti Nurbaya” milik Dewa 19, Elnoe mulai mengguncang penonton.

Kami melihat perkembangan berarti pada teknik permainannya dibanding penampilan saat babak audisi yang masih terlihat kaku dan beberapa kali kehilangan ketukan. Penampilannya yang mengesankan membuahkan pujian dari Ria Irawan.

“Penampilan Elnoe barusan benar-benar menyihir seluruh penonton,” kata Ria.

Hmmm, rasanya penampilan yang lebih menyihir dari Elnoe terjadi di malam berikutnya saat result show. Ternyata bocah asal Surabaya itu bisa lho melakukan kolaborasi! Bersama Young Boys, Elnoe membawakan lagu “Kereta Api”.

Tidak disangka, Elnoe mampu mengatur ritme kolaborasi dan tidak membuat kacau musik yang dimainkan Young Boys. Dia tahu benar kapan harus memainkan drumnya dan kapan harus berhenti. Pada saat result, pemirsa memberikan jumlah SMS yang cukup untuk membuat keduanya lolos ke babak berikut.

IGT-1Sistem eliminasi serupa Got Talent seluruh dunia

Sistem eliminasi yang dilakukan tidak menggugurkan satu demi satu kontestan. Dari seluruh kontestan semifinal yang berjumlah 48, mereka akan dibagi ke dalam 7 grup dan tampil bergantian pada setiap pekannya dengan jumlah penampilan kontestan yang variatif.

Dari setiap grup diloloskan sebanyak 4 untuk melaju ke babak berikutnya. Ke-28 besar akan dibagi lagi ke dalam 4 grup dan dari setiap grupnya diloloskan 3 kontestan. Berikutnya, Top 12 dibagi ke dalam dua grup.

Pada setiap episodenya menampilkan 6 atraksi dan dipilih separuhnya untuk lolos ke babak grand final berdasarkan voting SMS tertinggi. Sehingga pada grand final akan sekaligus menampilkan 6 atraksi hingga keluar satu pemenang utama. Jadi, tidak akan ada eliminasi satu per satu.

Satu hal yang kerap diperdebatkan, bagaimana bisa adil, ya dalam menentukan pemenangnya sementara bakat yang dipertarungkan berbeda-beda jenis. Apa bisa menyanyi dikompetisikan dengan menari? Apa tega melihat atraksi seekor anjing seperti Chelsy mengalahkan seorang penyanyi dengan bersuara emas seperti Tara? Well, di situlah keunikan program Got Talent. Siapa pun dan atau apa pun diperbolehkan bertarung menunjukkan bakat. Dalam IGT sendiri, dari ke-48 kontestan, talenta yang terjaring dimasukkan ke dalam 4 kategori: penari, penyanyi, pemusik, dan variety.

“Hasil pilihan yang sudah ditetapkan para juri, menurut kami adalah yang terbaik dari yang paling baik. Karena yang dilihat dari sebuah talenta adalah apakah talenta yang dimiliki orang itu bisa berkembang menjadi sebuah pertunjukan yang menarik, unik, dengan banyak variasi. Yang dimaksud menarik adalah yang bisa menghibur penonton dengan mata dan atau telinga. Unik adalah sesuatu yang berbeda dan tidak dimiliki banyak orang di Indonesia, dan lebih bagus lagi, di dunia. Sedangkan variasi yang dimaksud, talenta ini tidak hanya menampilkan atraksi yang itu-itu saja (pengulangan), tetapi juga atraksi yang berbeda (penuh kejutan) setiap kali tampil,” terang Devi Anggrainy, produser Indonesia's Got Talent.

Tim produksi cukup puas dengan bakat-bakat yang terjaring dan tampil. Lebih dari itu, serunya menggarap program yang berasa nasional seperti IGT dapat mempertemukan mereka dengan orang-orang yang berbakat sekaligus jenius dan selalu bersemangat. “Rata-rata kontestan seperti itu, kalau diajak berbicara tentang talenta yang dikuasai akan sangat excited. Walaupun datang dari desa, misalnya, sama sekali tidak ada kendala berarti. Mungkin hanya bahasa. Untuk kontestan daerah yang sudah berumur, terkadang kurang menguasai bahasa Indonesia,” bocor Devi.

Namun, untuk penampilan kontestan yang lebih maksimal, IGT menghadirkan tim khusus yang terdiri dari music director (Doddy S Kahitna), music arranger (Bambang), stage performance (Deddy Batavia Dancers), fashion stylist (Rangga).

“Pada dasarnya kami menyebut mereka kontributor, bukan pelatih. Karena rata-rata kontestan sudah punya pelatih sendiri. Konsep performa pun sebagian besar datang dari kontestan sendiri. Kami dan para kontributor bertugas memoles hingga menjadi performa yang lebih menarik lagi,” imbuhnya sambil menyebutkan, para kontestan juga dipoles dari segi kesiapan mereka menjadi seorang profesional dan penghibur sejati.

IGT-2Kontestan yang bisa Anda jagokan

Babak semifinal akan digelar dalam 7 grup. Pekan pertama yang menampilkan 8 kontestan meloloskan Young Boys, Elnoe Budiman, Waysy, dan satu pilihan juri Lucky Family Band. Bagaimana pekan berikutnya? Grup kedua akan menampilkan 8 kontestan juga, antara lain D'Geprax, Edwin Putra Mulyono, Radit, Ramlan Manurung, Melis Guraici, The Waled, Surabaya Kedjang, dan Heni Chandra.

Kontestan yang bisa menyaingi Elnoe mungkin Edwin Putro Mulyono, anak laki-laki berusia 13 tahun yang bermain piano jazz. Dua ventriloquist juga terjaring sebagai kontestan, sama halnya seperti di IMB -- perbedaannya, salah satu ventriloquist ini memainkan dua boneka. Hmmm, apakah cukup memikat pemirsa?

D'Geprex yang menampilkan perkusi dari barang-barang bekas mungkin akan diperhitungkan. Satu nama yang memikat Ria Irawan di babak audisi, Deky Rulian boleh jadi digemari banyak orang. Dia penyanyi pria yang uniknya bersuara sopran.

Sepintas, orang tidak akan tertarik melihatnya saat diam. Tetapi, ketika mulai menyenandungkan lagu, karismanya langsung terpancar. Penampilannya di minggu ketiga layak dinanti. Atau calon rocker Deden Hidayat? Boleeeh menjadi favorit juga tuh. Dia akan tampil di minggu keempat.

Masih banyak lagi penampil lainnya yang layak dinantikan setiap minggunya.

“Kami sangat optimistis IGT akan diterima penonton Indonesia dalam jangka waktu lama. Untuk seri pertama ini mungkin semuanya masih dalam proses belajar. Kontestan belajar untuk menampilkan talenta dan hiburan yang benar-benar atraktif di panggung live dan televisi. Penonton pun belajar menjadi penonton yang baik untuk para penampil. Artinya, belajar untuk bisa memberikan respons yang jujur,” tandas Devi. Kalau memilih yang paling memesona Anda saja, bagaimana?

(wida/gur)