Penggagas Teknologi Compact Disc, Norio Ohga, Wafat


Penggagas Teknologi Compact Disc, Norio Ohga, Wafat

Norio-Ohga
Norio Ohga
TABLOIDBINTANG.COM -

DUNIA teknologi kehilangan seorang pahlawan. Norio Ohga, mantan presiden Sony Corporation sekaligus salah satu penggagas teknologi compact disc, meninggal dunia Sabtu (23/4).

Ohga wafat di usia 81 tahun akibat gangguan sejumlah organ dalam. Saat kematiannya, Ohga menjabat sebagai penasihat senior Sony.

“Dengan menjadikan Sony sebagai perusahaan yang mengawinkan teknologi hardware dan software, Ohga sukses di saat perusahaan Jepang lainnya gagal,” tutur Howard Stringer, Chief Executive Sony.

“Tidak berlebihan jika menyebut evolusi Sony dari produsen audio dan video ke musik, film, dan games hingga akhirnya bertransformasi menjadi perusahaan nomor satu di industri hiburan berkat pemikiran dan visi Ohga,” lanjutnya seperti dikutip CNN, Minggu (24/4).

Lahir di kota Numazu, 29 Januari 1930, Ohga memulai karirnya sebagai penyanyi opera dan konduktor, tanpa pernah berpikir akan memimpin bisnis yang mendunia.

Saat duduk di bangku Tokyo National University of Fine Arts and Music, Ohga melayangkan surat protes pada Tokyo Telecommunications Engineering Corporation (yang kemudian berganti nama menjadi Sony) mengenai kualitas tape recorder yang buruk.]

Pendiri Sony, Masaru Ibuk, dan Akio Morita mengendus wawasan luas Ohga mengenai teknik elektrik dan suara. Tahun 1953, keduanya menjadikan Ohga sebagai konsultan dan menjadikannya karyawan tetap 6 tahun kemudian.

CD berformat 12 cm hasil temuannya bersama tim dari Sony memungkinkan para pecinta musik untuk menikmati lagu tanpa gangguan.

Gangguan yang dimaksud, tentunya membolak-balik Side A dan Side B seperti yang lazim dilakukan jika menggunakan kaset konvensional.

Sony melempar CD pertamanya ke pasaran pada 1982 silam, dan 5 tahun kemudian penjualan CD menggeser penggunaan LP di Jepang.

Hingga hari ini, teknologi ini masih digunakann untuk segala macam kepentingan, mulai dari musik, film, hingga games.

(rere/gur)